Disambar Truk Tangki, Tubuh Terbelah

 
MALANG – Setelah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Ranu Grati, beberapa hari lalu, wilayah Kota Malang kembali terjadi kecelakaan mengenaskan. Kali ini terjadi di sekitar Pasar Krempyeng Jalan Kolonel Sugiono, Sabtu dini hari kemarin. Pukul 00.30 WIB, motor yang dikendarai Andik Tri Handoko, 40 tahun warga Jalan Laksamana Martadinata IIA/833 RT 05 RW 03 Kotalama, bertabrakan dengan truk tangki. Akibatnya, Andik meninggal seketika dengan kondisi tubuh mengenaskan.
Saat didatangi warga dan petugas Unit Laka Polres Makota sesaat setelah kejadian, tubuh Andik terbelah dua. Bagian tubuh dari perut ke atas, terpisah dari bagian kaki dan pahanya. Darah serta organ dalam Andik tercecer-cecer di pinggir jalan. 
“Tubuh korban hancur berkeping-keping,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Iptu Budi Junaedi kepada Malang Post, kemarin.
Kejadian berawal saat Andik, mengendarai sepeda motor Suzuki N 4696 BZ dari arah selatan ke utara. Diduga kuat, Andik melaju dengan kecepatan tinggi. Karena kondisi jalan yang terhitung gelap dan tidak banyak penerangan, karyawan swasta tersebut tidak berhati-hati dalam mengendarai motornya.
“Saat mengemudi, kami menduga haluannya terlalu ke kanan, melebihi pembatas median jalan,” kata Junaedi. 
Pada saat yang bersamaan, Rizky Yolanda Saputra, 24 tahun, warga Jalan KH Achmad Dahlan 323 RT 04 RW 05 Kanigaran, Probolinggo, sedang melintas dari utara ke selatan. Dari arah berlawanan, Rizky mengendarai truk tangki bernopol L 8038 YX.
Betapa kagetnya Rizky saat melihat motor yang dikendarai Andik, menyimpang dari jalur normal dan masuk ke arah yang berlawanan. Karena besarnya kendaraan, Rizky tak bisa menggerakkan setir truk tangki tersebut untuk menghindari tabrakan motor. Nahas, Andik langsung adu badan dengan moncong truk.
Hasilnya, motor Andik hancur berkeping-keping. Tak hanya motornya, Andik juga langsung meninggal di lokasi dengan kondisi tubuh mengenaskan. Karena kerasnya tabrakan, badan Andik terbelah jadi dua bagian, yaitu atas bawah. Pecahan tubuhnya tercecer di jalan-jalan dan menempel di mulut truk.
Bemper depan truk juga remuk dan bengkok ke dalam. Darah yang terpercik di sebagian besar area depan truk tangki, menandai dahsyatnya benturan kendaraan berat ini dengan sepeda motor dan tubuh Andik. Petugas mengumpulkan serpihan-serpihan tubuh Andik yang tercecer di jalan, untuk dibawa langsung ke KM.
“Kita langsung lakukan olah TKP, serta mengevakuasi jenazah. Supir kita amankan untuk dimintai keterangan. Sedangkan, barang bukti berupa bangkai motor serta truk kita amankan di Unit Laka,” tutupnya.
Sementara itu menurut warga yang berada di area SPBU, kawasan ini  memang sering terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. 
“Kasihan sekali andik harus meninggal dalam keadaan ini. Ia meninggalkan seorang istri dan dua oran anak perempuan. Yang sulung masih kelas 2 SD dan yang bungsu masih baru memasuki PAUD,” tambah Rizal, warga yang berada di TKP kepada Malang Post.(fin/mg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :