Congkel Kotak Amal Saat Sahur

 
MALANG – Semakin tua, kelakuan Edi Riwanto alias Ridwan justru makin menjadi-jadi. Di usianya 50 tahun, ia bukannya mendekatkan diri pada yang Maha Kuasa, tetapi malah melakukan pencurian di bulan Ramadan. Warga Desa Kasri Kecamatan Bululawang ini, membobol kotak amal di Masjid Sabilul Muttaqin di Jalan Raya Dusun Sumbersari Desa Pringu, Kecamatan Bululawang. Kejadian itu dilakukan pada Kamis (24/5) lalu.
Imbasnya, begitu aksinya terbongkar sejak kemarin Ridwan, harus meringkuk di rutan Mapolsek Bululawang. Polisi menangkap tersangka di rumahnya, setelah mendapat bukti petunjuk dari rekaman CCTV. 
“Dari rekaman CCTV di masjid, kami ketahui bahwa pencurinya adalah Edi Riwanto alias Ridwan. Ketika kami tangkap, yang bersangkutan juga mengakuinya,” jelas Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Marghas.
Barang bukti yang diamankan, selain sebuah linggis kecil yang digunakan mencongkel gembok kotak amal, petugas juga mengamankan sisa uang sebesar Rp 102 ribu. Termasuk sepeda ontel yang digunakan sarana beraksi.“Kami juga mengamankan sebilah celurit, karena ketika beraksi dia membawa celurit yang diselipkan di balik bajunya,” ujar mantan Kanitreskrim Polsek Pakis ini.
Aksi pencurian terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.55, saat orang-orang siap-siap melakukan sahur. Tersangka beraksi seorang diri. Ia berangkat dari rumah dengan mengendarai sepeda ontel. Begitu di depan masjid, tersangka lantas memakir sepedanya.
Selanjutnya membuka pintu pagar masjid, dan kemudian menuju ke kotak amal. Dengan menggunakan alat linggis kecil, tersangka mencongkel gembok kotak amal yang kemudian mengambil uangnya. Ketika mencuri itu, tersangka tidak menyadari kalau aksinya terekam CCTV yang terpasang di masjid.
Pencurian diketahui keesokan harinya oleh pengurus masjid, setelah melihat ada gembok kotak amal yang rusak. Setelah diawasi dari rekaman CCTV, diketahui ada yang mencuri. Selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Bululawang, yang kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangkanya.
“Untuk di wilayah Bululawang, pengakuannya baru sekali saja mencuri. Namun, tersangka mengaku pernah mencuri uang dalam kotak amal di masjid wilayah Kecamatan Turen,” tuturnya.
Sementara itu, dalam pengakuannya tersangka mengatakan nekat mencuri karena butuh uang dan tidak memiliki pekerjaan tetap. “Saya tidak punya uang untuk membeli makan dan rokok,” kata tersangka Edi Riwanto alias Ridwan. (agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...