Puasa-Puasa Main Judi Dadu


MALANG – Operasi Pekat Semeru 2018 menyasar perjudian di bulan puasa. Kali ini, Polsek Lawang mengungkap kasus perjudian jenis dadu di kawasan Jalan Sumbersekar, Kalirejo Lawang Kabupaten Malang. Selasa dini hari tadi, sekitar pukul 00.30 WIB, dua orang digelandang ke Polsek Lawang.
Mereka adalah Edy Mulyanto, 47, warga Jalan Dr Wahidin Kalirejo Lawang dan Rifai Kurniawan, 48, warga Jalan Sumbersekar gang Pasar Kecil Kalirejo Lawang.
Kanit Reskrim Polsek Lawang, Iptu Hadi Puspito mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya perjudian jenis dadu yang meresahkan. Bukannya menikmati bulan puasa secara kusyuk dan taat, dua orang itu malah berbuat maksiat dengan menenggelamkan diri dalam asyiknya berjudi. Karena itulah, dalam patroli rutin Polsek Lawang, Hadi bersama satu anggotanya melakukan pengintaian dan memastikan ada perjudian di teras rumah di pinggir Jalan Sumbersekar, Kalirejo.
“Dari informasi ini, kami melakukan penyelidikan dan ternyata benar, ada orang yang bermain judi jenis dadu. Ini berawal dari keresahan warga,” kata Hadi kepada Malang Post kemarin.
Sebelum polisi datang, area tersebut tampak dikerumuni oleh beberapa orang. Jumlahnya lebih dari dua. Polisi yang melakukan penggerebekan, membuat para pelaku perjudian langsung semburat. Dua orang yang tertangkap, adalah Edy dan Rifai.
Menurut Hadi, keduanya langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Lawang untuk menjalani pemeriksaan. Mereka dimintai keterangan tentang peristiwa perjudian serta barang bukti yang disita.
“Kami langsung melakukan penangkapan terhadap dua orang, beserta barang bukti. Mereka mengaku baru sekali. Tapi kami melihat barang bukti seperti sudah disiapkan untuk judi, sehingga ada kemungkinan dilakukan lebih dari satu kali. Pelaku lain sedang didalami,” kata Hadi.
Uang sejumlah Rp 340 ribu, beberan dadu, tiga buah kubus dadu berwarna merah dan hijau, serta kaleng pengopyok diamankan polisi. Sampai saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Lawang dan diminta menyebut siapa saja pelaku lain yang ikut dalam kelompok judi tersebut. Kedua pelaku terancam pasal perjudian 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :