Polres Tangkap Dua Pelaku Sipil


MALANG POST - Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung bergerak cepat mengungkap kasus penggalian jenazah di lahan sengon Dusun Boro, desa Jabung Kecamatan Jabung. Setelah menggali gundukan tersebut kemarin pagi, anggota Satreskrim Polres Malang langsung melakukan penyelidikan dan menangkap dua tersangka dari warga sipil.
“Informasi anggota di lapangan, ada dua orang yang sudah ditangkap,” kata Ujung kepada wartawan di Kebonagung, Selasa malam .
Dari informasi yang dihimpun, oknum anggota militer bernama Nana Suryana, dibantu oleh tiga orang, yaitu Farhan, remaja inisial GT serta Capung.
Mereka bertiga bersama Nana menaiki mobil Suzuki Carry N 1193 CR yang menculik Puji Astrianto 31 tahun warga Jalan Srigading Lowokwaru yang bekerja di Alfamart Pakisaji. Penculikan terjadi malam hari setelah Puji pulang kerja, pada 26 Mei 2018 lalu. Tiga pelaku dari warga sipil tersebut, membantu dugaan tindak kejahatan yang dilakukan Nana.
“Berdasarkan keterangan saksi yang kita ambil, serta dugaan sementara hasil penyelidikan, korban memang bertemu dengan sekitar tiga sampai empat orang,” ujarnya.
Setelah para pelaku mengubur Puji yang tewas pada 28 Mei 2018 dini hari di lahan sengon Dusun Boro, Desa Jabung Kecamatan Jabung, kasus ini terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap Nana di kesatuannya.
Ujung mengatakan Polres Malang menerima informasi kemarin, dan melakukan pengecekan TKP di Kecamatan Jabung. Setelah memastikan ada gundukan, polisi dan tim Inafis Polres Malang melakukan penggalian. Begitu menggali beberapa saat, polisi melihat sudah ada tangan manusia.
Saat digali sedalam kurang lebih setengah meter, seorang pria dengan posisi terlentang ditemukan telah tak bernyawa. “Awal kita curiga ini bukan mati wajar, kita simpulkan akibat dari tindak kejahatan atau pidana. Lokasinya itu bukan makam, tapi tempat pembuangan karena kedalaman lubang hanya setengah meter,” tambah Ujung.
Dari hasil penemuan mayat dan penyelidikan inilah, Polres Malang mendapatkan setidaknya empat nama yang diburu dan akhirnya melakukan penangkapan. Farhan dan GT ditangkap di kawasan Jabon Pakis. Polisi masih belum bisa menentukan motif dari kasus berbau tindak pidana tersebut.
“Motif belum bisa ditentukan, kita masih menggali keterangan dari pelaku yang tertangkap. Dari keterangan mereka inilah, ktia bisa memastikan motif,” tutup Ujung.(fin/ary/han)

Berita Lainnya :

loading...