Gulung Perampas Ponsel Bersajam


 
MALANG - Tim Hunter kembali menggulung pelaku kejahatan jalanan. Unit Resmob Satreskrim Polres Malang Kota (Makota), menangkap pelaku perampasan handphone modus pukul adik. Dua pelaku tersebut kini ditahan untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan. Dua pelaku adalah Mat alias MN, 30, asal Jalan Kolonel Sugiono Malang dan Atmo alias HF, 28, warga Jalan Muharto V Malang. Mereka ditangkap di kawasan Klojen setelah melakukan kejahatan perampasan ponsel modus ‘kamu memukul adikku’ dan COD hape di kawasan GOR Ken Arok, Kedungkandang.
Dari keterangan yang dihimpun, penangkapan berawal dari adanya laporan dari korban inisial Ahmad Sodikin warga Kelurahan Dengkol Singosari tentang perampasan hape. Lewat laporan ini, polisi melacak keberadaan dua pelaku yang berada di kawasan Klojen pada Selasa 29 Mei 2018 lalu sekitar pukul 22.00 WIB.
Setelah penangkapan, keduanya dibawa ke kantor polisi dan diproses. Dalam pengakuan awalnya kepada polisi, kejahatan yang dilakukan pelaku, diawali dengan penguntitan terhadap korban. Pelaku membuntuti korban dari kawasan Klojen sampai ke kawasan GOR Ken Arok Kedungkandang.
Setibanya di kawasan sepi tersebut, pelaku menghentikan motor korban dan menuduh korban memukul adik. Namun, gertakan awal pelaku tidak berhasil karena korban merasa tak pernah melakukan pemukulan. Adu mulut pun terjadi. Hanya saja, pelaku berusaha mengintimidasi korban dengan berbagai macam dalih.
Perampas hape menuduh korban hendak Cash On Delivery (COD) handphone yang diklaim milik adik pelaku. Karena merasa tak bersalah, korban menurut ketika diajak bertemu adik pelaku. Korban digiring tiga pelaku dari kawasan GOR Ken Arok ke arah pusat kota. Setibanya di daerah TPU Kutho Bedah Polehan, ternyata para pelaku menghentikan motor.
Saat berhenti inilah, para pelaku mengeluarkan sajam untuk mengancam korban agar menyerahkan hape. Karena merasa terancam jiwanya, korban pasrah dan terpaksa menyerahkan harta berupa dua buah hape.
Setelah menerima hape Oppo A57 hitam dan REdmi 4X dari korban, pelaku langsung kabur namun terdeteksi oleh Hunter Makota. Penangkapan terhadap dua pelaku, dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB, pada Selasa 29 Mei 2018 lalu. Kasatreskrim Polres Makota, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra membenarkan tentang penangkapan ini.
“Dua pelaku inisial MN asal Mergosono dan HF asal Muharto ditangkap beserta barang bukti hape Oppo A57 hitam dan Redmi 4X diamankan,” ungkap Ambuka yang juga Pembina Hunter Makota itu. Hunter Makota masih terus bergerak. 
Pasalnya, masih ada satu pelaku lain yang ditetapkan sebagai DPO karena diduga terlibat dalam perampasan hape.
“Kedua pelaku yang sudah menjadi tersangka, dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tutup Ambuka. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...