Ngopi Bawa SS, Dibekuk BNN


KEDIRI – Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri menangkap Feri Ade Aprilian, 20, warga Gringging, Desa/Kecamatan Grogol. Pemuda ini diamankan ketika sedang ngopi di warung kopi Jl Veteran, Kota Kediri, beberapa waktu lalu.
Dari Feri, petugas menemukan sabu-sabu (SS) seberat 2,28 gram. Kristal haram tersebut telah dikemas dalam lima bungkus plastik klip. Kepala BNN Kota Kediri AKBP Bunawar mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat serta hasil penyelidikan timnya.
 “Saat itu yang bersangkutan berada di warung kopi, tepatnya di depan RS Kusta Kota Kediri sekitar pukul 18.00 WIB,” ujarnya.
Dalam penggeledahan, selain SS jiga didapati barang bukti (BB) berupa satu pipet kaca. “Kami juga menyita satu unit HP (handphone) putih merek Advan, satu bungkus rokok, dan satu unit sepeda motor Revo merah hitam nopol AG 4535 GD,” papar Bunawar.
Usai menangkap Feri, tim BNN lantas menggeledah rumahnya. “Di sana kami bertemu ibu dan kakaknya, mereka sempat panik,” ungkap Bunawar. Namun dari rumah itu tidak ditemukan BB.
Ketika Feri dites urine di kantor BNN, hasilnya negatif. Namun pemuda putus sekolah pada kelas XI SMA itu mengaku pernah mengonsumsi pil dobel L. “Pertama konsumsi saat masih SMA dan terakhir lima bulan lalu,” akunya ketika press rilis yang digelar BNN Kota Kediri, pagi kemarin.
Feri mengaku, mengonsumsi 3 sampai 4 kali dalam satu minggu. Dalam satu kali konsumsi sebanyak 5 butir dobel L. Pil obat keras itu didapat dari orang yang tidak dikenalnya.
Namun Bunawar mengungkapkan, setelah berhenti mengonsumsi dobel L, tersangka pernah memakai SS. “Terakhir sekitar empat bulan lalu,” bebernya.
Akibat perbuatannya yang bertentangan dengan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika, Feri terancam pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 8 miliar.(rk/die/jpr/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...