Hendak Berbuka Puasa, Ditabrak Ambulan Jenazah

 
MALANG - Suasana Jalan Gajayana, Kota Malang Sabtu (2/6) petang mendadak gempar. Bertepatan dengan saat berbuka puasa, seorang mahasiswa Muhammad Saipul, 20, warga Gondanglegi, Kabupaten Malang disamber ambulan jenazah. 
Berdasarkan keterangan salah seorang saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sardi, 60, warga sekitar yang berjualan bakso mengatakan, sekitar pukul 17.20, korban membeli bakso di lapaknya untuk berbuka puasa. "Dia berjualan teh poci di seberang. Dia beli bakso saya untuk buka puasa," kata  Sardi. 
Ketika itu, korban menyeberang jalan dari arah barat ke timur. Saat ia hendak kembali ke lapak jualannya untuk menyantap bakso, namun ketika menyeberang, dari arah selatan ke utara melintas dengan kecepatan tinggi ambulan jenasah dengan nomor polisi AG 8047 PP.  
"Ketika itu, arus lalu lintas cukup padat. Ketika menyeberang pelan-pelan, melintas ambulan itu dan langsung menabrak tubuh Saipul," kata dia. 
Akibatnya, benturan terjadi cukup kencang. Mobil ambulan RS Mardi Waluyo, Blitar ini dikendarai Subali, 52, warga Blitar hendak mengantarkan jenazah ke kawasan Merjosari. 
"Korban sempat jatuh dan terseret sejauh lima meter. Ketika berhenti, korban berada di bawah mobil ambulan," beber dia. 
Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan langsung dibawa ke IGD RSSA Malang. Sementara untuk jenazah yang ada di dalam ambulan, langsung dievakuasi menggunakan ambulan lain ke tempat tujuan. 
Sampai saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Malang Kota. (tea/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...