Gerebek Balap Liar, 43 Remaja Diciduk

 
SURABAYA - Untuk mengantisipasi kecelakaan di jalan raya, Polrestabes Surabaya merazia balap liar motor di Jalan Dupak-Demak, jelang sahur. Polisi berhasil mengamankan 43 remaja dan diamankan di mapolrestabes, kemarin. Di tengah teriknya matahari, mereka dihukum berjalan jongkok. 
Penggerebekan puluhan remaja tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi adanya balap liar yang digelar menjelang sahur di kawasan Jalan Dupak-Demak. Setelah itu, polisi melakukan penyisiran dan didapati di Demak ada ratusan remaja yang sedang menggelar balap liar. 
Respon cepat dilakukan, Tim Kuda Liar dari Satlantas Polrestabes Surabaya langsung terjun ke lokasi. Dengan menggunakan motor dan mobil, polisi membubarkan balap liar yang didominasi oleh pelajar itu. 
Sontak saat mengetahui kedatangan polisi, ratusan remaja yang ikut balap liar maupun yang hanya menonton semburat. Mereka kalang kabut ke sejumlah arah. Bahkan ada yang berbenturan kendaraan dengan sesama temannya. 
Meski ratusan remaja berhasil lolos, namun polisi berhasil mengamankan 43 remaja. Mereka tak bisa kabur lantaran terkepung oleh polisi. Selanjutnya, mereka beserta  27 motor dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. 
Kabagops Polreestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan setelah diamankan, mereka masing-masing didata. Dari data tersebut diketahui jika mereka berasal tak hanya dari Surabaya saja, melainkan juga Gresik. “Mereka semuanya pelajar,” ungkapnya. 
Menurut Bambang setelah dilakukan pembinaan, mereka akan tetap diminta tinggal di Mapolrestabes Surabaya sebelum dijemput oleh orang tua atau keluarga mereka. Tak hanya itu, pihak sekolah tempat mereka belajar juga akan di ajak untuk koordinasi. 
“Tentunya kami tak hanya ingin menegakkan hukum saja. Masa depan mereka tentunya jauh lebih penting. Sehingga dengan adanya koordinasi itu, kami berharap jika mereka bisa membantu proses pengawasan terhadap anak-anak ini,” jelasnya.  (yua/no/jpr/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...