Edarkan Obat Keras di Kepanjen

 
MALANG – Peredaran barang psikotropika di wilayah Kabupaten Malang, masih belum ada habisnya. Jumat malam, giliran Polsek Kepanjen menangkap seorang pengedar pil koplo jenis dobel L. Tersangka Andi Widayat, 34, warga Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.
Andi dibekuk petugas di rumah kontrakannya di Jalan Kauman, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen. Dari penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 35 tik berisi 350 butir pil koplo, 222 butir obat keras omedrinat, sebuah HP merek Nokia, 559 lembar plastik klip dan uang sebesar Rp 35 ribu.
“Semula barang bukti yang kami amankan hanya 20 butir saja. Namun setelah kami kembangkan dengan menggeledah kontrakannya, kami temukan semua barang bukti itu di dalam tas ransel miliknya,” jelas Kanitreskrim Polsek Kepanjen, Iptu Supriyadi.
Menurutnya, tersangka Andi ini, sudah lama menjadi target operasinya. Tersangka selama ini, diketahui mengedarkan pil koplo dan obat keras berbahaya lainnya di wilayah Kecamatan Kepanjen. Sasarannya selain anak-anak remaja, juga anak-anak yang berstatus pelajar.
Namun ketika akan ditangkap, Andi yang dikenal sangat licin ini selalu lolos. Baru Jumat malam, petugas mendapat laporan bahwa tersangka akan melakukan transaksi dengan seseorang, petugas langsung menyanggongnya. Begitu tersangka terlihat dan akan menjual obat keras berbahaya, petugas langsung meringkusnya.
Andi yang kedapatan barang bukti saat ditangkap, tidak bisa mengelak. Dia hanya pasrah ketika digelandang ke Mapolsek Kepanjen. Tersangka mengaku kalau dia baru sekitar tiga bulan ini mengedarkan pil koplo.
“Pengakuannya baru tiga bulan, padahal dia sudah lama berjualan pil koplo. Saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya dengan memburu pemasoknya,” tegas Supriyadi. (agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...