Ivo Kristiana Dipolisikan Lagi

 


 
MALANG - KSU Teratai Mas Bhuwana (TMB) Jalan Kawi Malang, kembali bermasalah. Ini setelah ketua baru TMB, Ivo Kristiana, 33, kembali dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Jatim. Warga Jalan Puncak Tidar Malang itu dilaporkan karena dianggap melakukan penipuan dan penggelapan.
Dalam laporannya, ia dianggap menipu Indrasari Kusumo, 64, warga Jalan Sambisari Indah Surabaya atau Jalan Lembah Dieng D7, Desa Kalisongo, Dau. Bilyet giro (BG) Rp 100 juta yang ditanamkan di koperasi itu, tidak dikeluarkan saat hendak dicairkan. Dikatakan dia, BG itu atas nama Sardjono Notoatmodjo, suaminya. 
“BG dibuat 27 Desember 2016 dan jatuh tempo pada 27 Desember 2017. Ketika suami saya meninggal, saya mau mencairkan BG tersebut,” ungkap Indrasari.
Namun ternyata, lanjut dia, BG tidak bisa dicairkan dengan berbagai macam alasan oleh anak mantan notaris alm. Eko Handoko tersebut. Karena ingin uang suaminya kembali, Indrasari tetap berupaya memenuhi semua persyaratan yang diajukan untuk mencairkan BG.
Setelah tarik ulur, Ivo meminta BG asli diserahkan kepada koperasi. Namun, Indrasari menolak menyerahkannya karena butuh pegangan lembaran BG asli. Bahkan, sampai BG ini jatuh tempo, Indrasari belum menerima pencairan yang diharapkan.
April 2018 lalu, dia lalu melaporkan Ivo Kristiana ke Polda Jatim atas tuduhan penipuan dan penggelapan. Namun belakangan, perkara ini dilimpahkan ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Malang Kota (Makota).
“Bulan Mei lalu, saya sudah diperiksa sebagai korban,” ujar dia.
Tak hanya melapor secara pidana, Indrasari mengajukan gugatan perdata sederhana ke PN Malang tentang wanprestasi koperasi TMB. Terpisah, Fakhrudin Umasugi SH, kuasa hukum Ivo mengatakan belum tahu soal laporan tersebut.
“Saya juga belum mendapat kuasa untuk itu. Tapi saya menangani gugatan perdata bu Indrasari terhadap Ivo, klien saya. Laporan pidana itu salah alamat. Kenapa bukan ketua yang dilaporkan, karena penanggungjawab koperasi ada pada ketua. Saat itu, ketuanya kan pak Conrad,” ujarnya. 
Conrad Notoatmodjo, nama lengkapnya, adalah anak kandung Sardjono Notoatmodjo dan Indrasari. Dikonfirmasi perihal laporan itu, Conrad menegaskan urusan BG adalah urusan mamanya dan Ivo.
“Saya dan mama berbeda. Urusan mama melapor ke polisi soal BG jangan dikait-kaitkan dengan saya,” ungkap dia. (fin/mar)

Berita Lainnya :