Ivo Kristiana Juga Digugat Perdata


 
MALANG - Ketua Koperasi Teratai Mas Bhuwana (TMB), Ivo Kristiana, 33, warga Jalan Puncak Tidar Malang ternyata sedang berperkara di PN Malang. Sebelum Indrasari Kusumo, 64, warga Jalan Sambisari Indah Surabaya membuat laporan polisi, dia juga mengirim gugatan sederhana ke PN Malang. 
Indrasari sebagai anggota koperasi menggugat TMB yang dipimpin Ivo karena telah wanprestasi. Dalam petitumnya, Indrasari meminta pencairan simpanan berjangka atau Bilyet Giro (BG) nomor 30.000.601 senilai Rp 100 juta secara tunai. 
Dia juga meminta hakim majelis yang dipimpin hakim Martaria Yudith Kusuma SH MH, menghukum anak mantan notaris alm. Eko Handoko itu membayar uang transport senilai Rp 1,5 juta, uang riwa-riwinya dari Surabaya ke Malang selama mengurus perkara ini. 
Indrasari juga menuntut dwangsom Rp 1 juta per hari keterlambatan melaksanakan isi putusan perkara yang inkrah.
“Hari Kamis nanti sidang putusan hakim,” tegas Indrasari.
Sementara, Fakhrudin Umasugi SH, kuasa hukum Ivo menegaskan telah menjawab semua petitum yang diajukan di sidang gugatan.
“Bahwa rekening koperasi sudah diblokir pak Conrad (mantan ketua koperasi). Bahwa 15 sertifikat nasabah dibawa oleh pak Conrad sampai sekarng dan belum dikembalikan, sehingga nasabah tak bisa melakukan pelunasan. Untuk sertifikat yang dibawa, sudah kami laporkan polisi,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, jatuh tempo BG atas nama Sardjono Notoatmodjo adalah bulan Desember 2017. Menurut Fakhruddin, saat itu Conrad masih menjabat sebagai ketua koperasi TMB.
“Klien saya saat itu sebagai bendahara, sudah mengirim memo permohonan pencairan BG kepada pak Conrad,” tutup Fakhruddin. 
Seperti diberitakan sebelumnya, Ivo kembali dilaporkan ke Ditreskrimum Polda Jatim karena dianggap melakukan penipuan dan penggelapan. Dalam laporannya, ia dianggap menipu Indrasari Kusumo karena BG Rp 100 juta yang ditanamkan di koperasi TMB tidak dikeluarkan saat hendak dicairkan. (fin/mar/jon)

Berita Lainnya :

loading...