Siagakan 550 Personil

 
MALANG – Sebanyak 550 personil gabungan, akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2018. Seluruh personil akan disebar dibeberapa titik, untuk mengamankan wilayah Kabupaten Malang, mulai tanggal 7 – 24 Juni. Sebagai persiapan, kemarin pagi dilaksanakan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Malang, dengan dipimpin oleh Bupati Malang, DR. H. Rendra Kresna.
Dalam sambutannya membacakan amanat dari Kapolri, Rendra, mengatakan ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama. Pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan harga pangan. Kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik.
“Potensi ketiga adalah bencana alam dan ganguan kamtibmas lainnya. Seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal serta hipnotis. Dengan begitu diharapkan semua dapat mengambil langkah pre-emtif maupun preventif yang diperlukan, sehingga bisa menekan potensi yang ada,” ungkap Rendra Kresna.
Sedangkan untuk potensi kerawanan keempat adalah ancaman tindak pidana terorisme. Guna mengantisipasi aksi terorisme, diharapkan untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hokum secara tegas, melalui peras Satgas Anti terror.
Terpisah, Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono, mengatakan dari sekitar 550 personil tersebut, personil dari Polri sekitar 400 orang. Sisanya adalah gabungan dari Banser, Pemuda Pancasila, TNI AD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pramuka, Senkom, PMK serta dari Dinas Kesehatan.
“Termasuk kami juga mensiagakan tim penembak jitu dari Brimob Ampeldento Pakis. Juga ada satu unit petugas yang akan melakukan patrol rutin setiap harinya. Tim Patroli ini, akan menyisir ke beberapa tempat vital untuk melakukan pengamanan dan pemantauan. Diantaranya seperti pusat perbelanjaan, SPBU, Bank dan tempat ibadah,” jelas Sunardi Riyono.
Sementara untuk personil yang terlibat pengamanan, akan ditempatkan pada beberapa titik. Yakni lima Pos Pam di depan Pasar Lawang, depan Pasar Singosari, di simpang tiga Karanglo, depan wisata Wendit Pakis dan di depan Pasar Kepanjen. Juga ada satu Pos Pelayanan di Jembatan Timbang Singosari.
Selain itu, juga diitempatkan pada enam Pos Pantau, yakni di Bululawang, Sumberpucung, Sengkaling, Kebonagung dan depan Pasar Pakisaji. Termasuk tiga Pos Wisata, yaitu di Pantai Balekambang, Bajulmati dan Pantai Ngliyep.
“Untuk Pos Pam, ada 37 personil yang akan berjaga secara bergantian selama 24 jam. Sedangkan untuk Pos Pantau dan Pos Wisata masing-masing ada 6 personil yang berjaga. Mereka akan mulai bertugas pada 7 Juni sejak pukul 00.00,” tuturnya. (agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...