Operasi Pekat Semeru 2018, Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

 
MALANG – Ribuan botol minuman keras berbagai merek dan jenis, Rabu (6/6) pagi dimusnahkan oleh Polres Malang. Seluruh miras yang dimusnahkan tersebut, adalah hasil selama Operasi Pekat Semeru 2018. Pemusnahan Miras dipimpin langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, dengan didampingi Muspida Kabupaten Malang.
“Semua minuman keras yang kami musnahkan hari ini, adalah hasil Operasi Pekat Semeru 2018 yang kami lakukan sejak 21 Mei sampai 1 Juni. Pemusnahan Miras berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Kepanjen,” jelas Yade Setiawan Ujung.
Menurutnya, total ada 1037 botol minuman keras berbagai merek dan jenis. Termasuk 1035 liter miras jenis trobas. Miras tersebut disita dari beberapa toko di wilayah Kabupaten Malang, yang menjual bebas secara illegal.
“Operasi Pekat Semeru memang sudah selesai. Namun untuk operasi Miras akan tetap kami lakukan terus menerus, sampai peredaran Miras di Kabupaten Malang benar-benar habis,” ungkap Ujung.
Terpisah, Bupati Malang, DR. H Rendra Kresna, mengatakan bahwa pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Malang sudah mengatur peredaran miras. Di Kabupaten Malang, peredaran Miras memang dilarang.
“Sesuai Perda, peredaran Miras di Kabupaten Malang memang dilarang. Kecuali memang ada beberapa tempat yang diperbolehkan menjual miras, namun harus dilengkapi dengan izin. Namun kenyataannya, ada beberapa tempat atau toko yang menjual miras tanpa ada izin, sehingga terkena razia polisi,” jelas Rendra Kresna.
Sembari mengatakan mendukung Polres Malang dalam memberantas Miras, Rendra mengakui bahwa di wilayah Kabupaten Malang, memang ada pembuatan minuman keras tradisional bernama trobas. Produksi miras itupun, sudah ditindak tegas oleh Polres Malang. Harapannya, ke depan sudah tidak ada lagi pembuatan miras di Kabupaten Malang karena sangat membahayakan.
“Sebetulnya, trobas itu dulu nama orang warga Desa Sindurejo, Gedangan. Dia memproduksi minuman keras tradisional yang kemudian dijual kepada masyarakat. Dan warga yang membeli lalu menamakan Miras itu trobas, karena made in Trobas,” ungkapnya. (agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :