Diduga Depresi, Warga Kayutangan Gantung Diri

 
MALANG - Warga sekitar Jalan Basuki Rahmat II Rabu (6/6) malam geger. Salah seorang warga, Zainul Arifin, 53 ditemukan gantung diri di rumahnya. 
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Zainul meninggal dunia karena gantung diri dengan seutas tali tampar. Ia nekat gantung diri setelah selesai melaksanakan salat magrib.
Setelah itu, ia ditinggal sang istri untuk salat tarawih. Ketika itulah, Zainul  gantung diri. Zainul yang tinggal bersama seorang istri dan anaknya tersebut kondisi sedang sendirian di rumah. Diduga, korban mengakhiri hidupnya karena depresi. 
Sementara itu, salah satu saksi, Yanuar, 45 warga sekitar menemukan korban meninggal dengan kondisi tergantung di tangga rumahnya.
"Awal yang mengetahui adalah istrinya. Kemudian istrinya berteriak dan memanggil saya," terang dia. 
Ketika ditanya lebih lanjut, Yanuar tidak mengetahui penyebab korban bunuh diri. Ia hanya tahu kondisi terakhir korban. Ia langsung memanggil pihak kepolisian.
"Saya tidak tahu soal itu," kata dia. 
Tak lama berselang, unit Inafis Polres Malang Kota langsung mendatangi lokasi kejadian. Suasana evakuasi begitu padat dan penuh haru. Warga sekitar keluar rumah semua.
Sementara, sang istri dan keluarga korban masih dalam kondisi syok dan masih belum bisa dikonfirmasi. (tea/jon).

Berita Terkait

Berita Lainnya :