Polisi Bekuk Begal Muda


 
PASURUAN - Langkah Jaini, 19, untuk lari dari kejaran polisi akhirnya terhenti. Pemuda asal Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan itu diburu polisi karena menjadi begal di Pasuruan. Salah satu aksinya, di jalan raya Desa Puspo, Pasuruan, awal bulan lalu.
Aksi begal terjadi sekitar pukul 16.00. Motor Honda Scoopy milik seorang mahasiswi berinisial MAN, 20, dibawa pelaku saat korban hendak pulang ke rumahnya. Awalnya, MAN mengendarai motor itu dari arah Kota Pasuruan.
Awalnya tidak terjadi apa-apa. Namun saat melintas di jalan raya Desa Mangguan, Kecamatan, Pasrepan, korban mengalami kejanggalan. Ia melirik ke belakang melalui spion motornya, ternyata ada dua orang pria naik motor Sonic membuntutinya.
Kedua pria ini lantas melancarkan aksinya saat tiba di jalan raya Puspo. Mereka menyalip dan menghadang laju korban. Setelah korban berhenti, pelaku turun dari motor dan mencabut kunci kontak motor Honda Scoopy milik korban.
“Pelaku sempat mengancam korban dengan perdang saat merampas motor,” kata Kapolsek Puspo, AKP Sariyun.
Setelah berhasil merampas motor itu, kedua pelaku kabut ke arah Desa Mangguan. Korban langsung melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Puspo.
“Anggota yang mendapat laporan, melakukan penyelidikan di lapangan,” ungkap Sariyun.
“Kami cari saksi-saksi dan mendapat informasi pelaku dua orang. Satu bertugas sebagai joki sedangkan satu orang lainnnya melakukan eksekusi,” terang perwira ini.
Hasil penyelidikan akhirnya membuahkan hasil. Tiga hari kemudian, Jaini, salah satu pelaku berhasil diamankan dengan dua barang bukti motor sekaligus. Yakni motor Scoopy milik korban dan motor Honda Sonic yang dipergunakan untuk beraksi. (rb/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...