Transaksi Siang Bolong di Tempat Umum, Diciduk

 
SURABAYA – Nekat begitulah Ahmad Zakky, 37. Pria yang tinggal di Jalan Banteng Kidul Gang III, Surabaya ini melakukan transaksi sabu-sabu (SS) di tempat umum. Bahkan prosesnya pun di siang hari. Akibatnya petugas mudah menangkapnya.
Penangkapan terhadap Zakky dilakukan beberapa hari lalu. Saat itu, anggota unit Reskrim Polsek Dukuh Pakis mendapatkan informasi adanya transaksi SS yang hendak dilakukan seorang kurir dan pemesan usai salat jumat di bulan ramadan. Transaksi itu akan dilakukan di sebuah warung di depan SPBU Jalan Sidotopo.   
“Dari informasi itu, kami pun segera melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis Ipda Soejatmiko, kemarin.  
Soejatmiko mengatakan setelah melakukan pengintaian, pihaknya mencurigai seorang yang berada di sebuah warung depan SPBU Jalan Sidotopo. Sebab gerak-geriknya mencurigakan, bahkan setelah diamati pria yang belakangan diketahui adalah Zakky tersebut terlihat mengambil bungkusan kecil tak jauh dari warung tersebut. Tak ingin incaran lolos,  petugas mengamankan tersangka. 
“Kemudian kami lakukan penggeledahan dan mendapati adanya satu poket SS seberat 0,30 gram. SS itu disembunyikan di kertas kecil dan diletakkan di kantong celana tersangka,” jelasnya.
Barang bukti yang diamankan polisi membuat Zakky tak berkutik. Dia mengatakan SS itu baru saja diantarkan seorang kurir langganannya yang ia hubungi lewat sms. Sedangkan SS tersebut dibeli dengan harga Rp 100 ribu.“Berdasarkan pengakuan tersangka, SS itu hendak ia pakai sendiri,” tandasnya. 
Sementara itu, Zakky mengaku diri  sudah beberapa kali membeli SS untuk dinikmati sendiri. SS dibutuhkan sebagai dopping. 
“Apalagi mau lebaran, saya ingin kejar setoran. Jadinya lembur sambil memakai SS,” ungkapnya. (yua/rtn/jpg/jon)    

Berita Terkait

Berita Lainnya :