Siswi SMP Aniaya Adik Kelas

 
JEMBER - Kasus penganiyaan siswi bikin  heboh. F, pelajar kelas 8 salah satu SMP di Kabupaten Jember, menganiaya adik kelasnya berinisial S. Video tindakan kekerasan remaja 14 tahun itu menjadi viral di media sosial.
Penganiayaan terjadi pada 5 Juni 2018 di salah satu ruang kelas. Semua berawal saat F mendengar bahwa S menyebut dirinya perempuan nakal.
"Tidak terima, F mendatangi S yang masih duduk di kelas 7," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Minggu (10/6) kemarin. 
F menginterogasi dengan memukul dan menendang S. S sendiri bersikeras tidak pernah memfitnah F. Tindak kekerasan ini direkam video oleh salah satu rekan F. "Ternyata viral," kata Kusworo.
Viralnya video tersebut di media sosial membuat peristiwa itu terungkap. Semula polisi tidak tahu soal peristiwa ini.
"Korban tidak melapor dan orang tuanya berada di luar negeri bekerja sebagai TKI. Begitu video viral, kami melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah pihak, termasuk kawan-kawan tersangka," kata Kusworo.
Kusworo berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jember agar peristiwa itu tak terulang.
"Jangan sampai terjadi bullying di sekolah. Proses hukum sudah dilakukan. Tersangka sudah diperiksa. Namun sesuai dengan sistem peradilan anak, perkara di persidangan adalah langkah terakhir karena mementingkan yang terbaik bagi masa depan anak," katanya dilansir Beritajatim.com.
Dengan adanya perdamaian antara dua pihak dan penyelesaian kekeluargaan, maka orang tua, guru, dan sekolah berkewajiban mengawasi kedua anak tersebut. Pengawasan terhadap tersangka juga terkait dengan nilai rapor di sekolah. (bjt/van) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :