Warga Pujon Hilang, Ditemukan Ceceran Darah

 
MALANG - Warga Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, kemarin malam, gempar. Mereka menemukan ceceran darah di tanah serta menempel di daun bambu. Ceceran darah ini ditemukan cukup jauh dari tempat terakhir Siti Alfiah, 31, warga  Dusun Krajan, Desa Pujon Kidul terlihat.
Namun belum bisa dipastikan ceceran darah yang berada di dekat jejak kaki ini adalah milik Siti Alfiah yang hingga kemarin (14/8) belum ditemukan keberadaannya. Tanpa kenal lelah, warga dan tim SAR dari berbagai kelompok terus mencari keberadaan ibu dua anak ini.
Terakhir Siti Alfiah terlihat berjalan kaki di Dam Luh yang berjarak kurang lebih 50 meter dari rumahnya. 
"Saat itu Siti Alfiah bertemu dengan Redha, pamannya, posisinya sedang berada di tebing Dam Luh, saat itu korban hendak diajak pulang oleh pamannya itu, tapi kakinya keseleo, hingga akhirnya tidak bertemu lagi dengan Alfiah," ujar Sekdes Pujon Kidul, Sudirman.
Menurut Sudirman, sejak Minggu malam, hingga kemarin warga terus menyusuri lokasi dimana Alfiah diperkirakan berada. 
"Pagi (kemarin) ini dua anggota PPMR menyusuri disekitar wilayah ditemukannya bercak darah dan bekas telapak kaki, semoga bisa segera ketemu," ujar Hasan dari PPMR.
Sementara itu, kemarin Tim SAR bersama perangkat Desa Pujon Kidul mendirikan pos SAR di Balai Desa Pujon Kidul. Hingga kemarin (14/8) sore keberadaan Siti Alfiah yang tinggi badannya 155 centimeter, berambut sebahu dan badan agak kurus belum ditemukan. 
Kepergian Alfiah dari rumahnya ini setelah ia merumput. Saat itu, ia sudah balik dua kali merumput kemudian melanjutkan makan siang. Belum selesai makan, ia bertengkar dengan bapaknya.
"Diminta oleh Sunan, Bapaknya untuk merawat sapi orang, rupanya Alfiah tidak berkenan, kemudian ia memutuskan pergi dari rumah. Awalnya dikira kemarahan biasa, ternyata sampai malam hari, Alfiah belum pulang, akhirnya warga melakukan pencarian dibantu tim SAR," ujar Sudirman. (dan/jon)

Berita Lainnya :