Cinta Segitiga Janda Berakhir Pembunuhan


 
BLITAR - Imam Muhroji, 43, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di rumah Alkharima, 40, seorang janda yang tinggal di Jalan Rajawali, Perumahan Griya Kenari Asri, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (17/6) malam.
Hasil penyelidikan polisi, diketahui bila warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar itu tewas ditangan Andika Wahyu Saputra, 33, warga Perum Melati Blok F, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. 
Wahyu, panggilan tersangka diketahui merupakan kekasih janda tersebut. Pembunuhan itu terungkap setelah petugas meringkus Wahyu di rumahnya. Setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait tewasnya Muhroji. 
Dugaan sementara motif pembunuhan didasari karena penipuan serta cinta segitiga antara pelaku, saksi, dan korban.
“Motif pembunuhan ini diduga karena cinta segitiga. Dari hasil pemeriksaan, pemilik rumah punya hubungan asmara dengan korban,” kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.
“Tetapi pelaku pembunuhan juga memiliki asmara dengan pemilik rumah,” tegasnya.
Menurut dia, tersangka nekat menghabisi korban lantaran Muhroji kerapkali melakukan penipuan terhadap Alkharima. Pelaku yang tak terima kekasihnya ditipu dan juga memiliki hubungan dengan korban, melampiaskan amarahnya dengan menghabisi nyawa Muhroji.
“Tersangka datang ke rumah saksi untuk membantu menyelesaikan persoalan,” paparnya. 
“Diduga saat itu terjadi cekcok hingga berujung pembunuhan,” tambah Heri.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku menggunakan gagang rencong yang ada di dalam kamar Alkharima untuk membunuh Muhroji. Pelaku kini diamankan di Mapolres Blitar Kota untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis. Yakni 351 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tandasnya. (fn/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...