Maling Motor Dihajar Sampai Tewas


 
PASURUAN - Akhir hidup Syifa’udin, 23, berujung tragis. Pemuda asal Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan, tewas dihajar massa, Sabtu (16/6). Ia dipergoki mencuri motor di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Aksi pencurian itu terjadi pukul 13.00 WIB.
Motor yang menjadi sasaran Syifa’udin dan dua temannya adalah Honda Mega Pro milik AM, 20, warga Dusun Kemulan, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, yang diparkir di depan rumah. Ketiga pelaku mengendarai motor Honda Vario.
Kondisi stang motor yang tak terkunci ini, kian memuluskan rencana ketiga pelaku untuk menggondol motor bernopol S 5953 RE tersebut.
“Pelaku membawa kunci T untuk merusak lubang kunci kontak motor tersebut,” kata Kapolsek Pandaan, AKP Akhmad. 
Selama tersangka Syifa’udin beraksi, dua temannya memantau situasi sekitar. Setelah dipastikan motor sasaran didapat, kawanan ini kabur ke arah Utara. Namun belum jauh membawa motor itu, warga sekitar mengetahui pencurian yang dilakukan kelompok ini.
“Ada namanya SL, teman korban yang bekerja di bengkel curiga karena ada dua motor melaju kencang lewat bengkelnya. Ia makin kaget karena salah satu motor tersebut adalah milik korban,” terang perwira polisi ini lagi kepada wartawan.
Benar, tak lama ia mendengar bila motor korban dicuri. Dijelaskan Akhmad, SL pun memburu para pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Bahkan, kawanan pelaku yang mengendarai motor Vario berusaha menghalang-halangi laju motor SL secara zig zag.
Upaya kabur itu sia-sia. Sampai di Dusun Tamana, Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Pasuruan, pelaku menabrak motor dari arah berlawanan. Setelah Syifa’udin terjatuh dan tersungkur, SL meneriaknya pencuri.
Spontan warga pun berdatangan. Sementara kedua teman Syifa’udin yang melihat banyaknya warga, memilih kabur. 
“Warga yang sudah marah, menghajar pelaku yang tertangkap hingga babak belur. Bahkan, pukulan demi pukulan, tetap diterima pelaku meski sudah minta ampun,” ungkap Slamet, warga sekitar.
Polisi yang datang setelah mendengar peristiwa itu, segera mengamankan Syifa’udin dan membawanya ke RSUD Bangil, Pasuruan. Saat itu, tersangka masih bisa berjalan sendiri menuju mobil polisi. Namun sayang, dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa pemuda ini tak tertolong. (rb/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :