Setelah Dikabarkan Hilang Alfiah Pulang dengan Selamat


PUJON - Warga dan gabungan tim SAR dari berbagai kelompok bisa tersenyum lebar. Itu karena surveyor Siti Alfiah, 31, warga Dusun Krajan Desa Pujon Kidul yang hilang pada hari Minggu (13/8) akhirnya pulang ke rumah dengan selamat.
            Di tengah kegigihan tim SAR mencari, ibu dua anak ini pulang ke rumahnya, pada hari Senin (14/8) sekitar pukul 18.30. Tentu saja kepulangan Siti Alfiah ini membuat semua orang bahagia.
            Tangisan bahagia sempat meledak di rumah Sunan, ayah Siti Alfiah, saat melihat Siti Alfiah sudah kembali ke rumahnya dengan selamat. Alfiah dalam kondisi sehat, meski kaki Alfiah terluka.
            “Alhamdulillah, Alfiah sudah pulang ke rumahnya dengan sehat dan selamat, meski kondisinya masih agak pendiam dan tidak mau ditemui oleh orang lain,” ujar Sudirman, Sekretaris Desa Pujon Kidul.
            Hal senada juga dikemukakan oleh Hasan dari Tim SAR PPMR Pujon. “Alhamdulilah selamat, sekitar jam 18.30, Alfiah pulang sendiri dalam keadaan sehat,” ujar Hasan. Selama hilang, Alfiah memilih tinggal dan bersembunyi di kebun sawi.
            Letak kebun sawi ini berada tidak jauh dari penemuan bercak darah dan telapak kaki yang menjadi titik obyek pencarian tim SAR. “Betul darah yang kita temukan itu memang milik korban, waktu itu kakinya terluka tersayat duri bambu,” ujar Hasan.
            Sebenarnya kawasan ini sudah berulang kali dilewati anggota tim SAR, termasuk tim Basarnas yang datang dari Surabaya. Namun saat itu korban kemungkinan memilih untuk bersembunyi.  
            Seperti diberitakan Siti Alfiah dikabarkan hilang setelah berselisih paham dengan Sunan, ayahnya. Karena hingga larut malam tidak pulang, akhirnya warga melakukan pencarian dibantu Tim SAR gabungan dari Malang Raya dan Basarnas. (dan/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...