Peredaran Narkoba Makin Edan


MALANG – Peredaran narkoba di Kota Malang makin menggila di tahun 2017. Kasatnarkoba Polres Makota, AKP Imam Mustaji mengatakan hingga Agustus 2017, sudah ada 197 kasus narkoba yang ditangani. Tahun 2016 lalu, total kasus yang ditangani Makota mencapai 198 perkara.
“Kita lihat ada peningkatan drastis. Tahun 2016 mencapai 198 kasus. Tapi, hingga Agustus 2017 ini saja, sudah 197 kasus. Dengan sisa empat bulan yang ada dan berdasarkan kasus yang kami kembangkan, bisa ada tambahan tersangka dan kasus lagi,” kata Imam kepada wartawan di halaman dalam Polres Makota kemarin.
Imam menjelaskan, peningkatan kasus narkoba tak lepas dari suplai barang haram yang digerojok ke Kota Malang. Dari kasus yang ditangani oleh Polres Makota, Imam menyebut seluruh narkoba yang menjerat para tersangka, adalah dari luar kota, baik itu Jawa Timur maupun luar Jatim. “Suplai barang semuanya berasal dari luar kota, tidak ada yang diproduksi di Kota Malang,” kata Imam.
Mantan KBO Reskrim Polres Makota itu mengatakan, Resnarkoba Polres Makota sudah memutus rantai peredaran narkoba dari 12 jaringan yang beroperasi di Kota Malang. Menurut Imam, penangkapan mata rantai 12 jaringan narkoba ini terjadi di bulan Juli 2017 lalu.
Resnarkoba menangkap kurir hingga pengedar. Menurut perwira dengan tiga balok emas di pundak ini, ada 52 tersangka yang ditangkap di Kota Malang. Mereka bertanggungjawab atas 48 kasus peredaran narkoba yang ditangani Polres Makota. Dia merinci, 13 kasus ganja melibatkan 14 tersangka.
“Lalu, 30 kasus sabu-sabu melibatkan 33 tersangka dan 5 kasus obat-obatan melibatkan 5 tersangka,” kata Imam. Rentang usia tersangka yang diamankan di bulan Juli yaitu 2 orang usia 16-19 tahun, 12 orang tersangka usia 20-24 tahun, 17 orang tersangka usia 25-29 tahun dan 21 tersangka di atas 30 tahun,’’ paparnya.
Dengan penangkapan selama bulan Juli ini, Imam mengambil kesimpulan bahwa lebih dari separo tersangka berada di usia produktif. “Mereka melakukan peredaran di kalangan mahasiswa. Untung saja, dan semoga tidak ada, peredaran narkoba yang menyasar anak SD, SMP dan SMA,” tutupnya.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...