magista scarpe da calcio Disambar Kereta Api, Bocah SD Selamat


Disambar Kereta Api, Bocah SD Selamat

 
MALANG – Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu KM. 60+1-2 Malang – Pakisaji, di Desa/Kecamatan Pakisaji, Rabu (16/8) sore lalu nyaris membawa korban. Fahri Zaelani, bocah berusia 9 tahun ini, tersambar KA Penataran Nomor 433 tujuan Malang – Blitar yang  dimasinisi Moch Dofir.
Beruntung, nyawa warga Jalan Flamboyan, desa setempat ini masih bisa terselamatkan. Siswa kelas 2 sekolah dasar (SD) tersebut, mengalami luka berat. Tulang tangan kanannya patah. Selain itu, juga mengalami luka robek di kepalanya hingga membuatnya tak sadarkan diri.
“Seketika itu, korban langsung dilarikan warga ke RS Wava Husada. Saat ini masih menjalani perawatan itensif di rumah sakit,” ujar Kapolsek Pakisaji, AKP Suyoto.
Kejadian tragis yang menimpa Fahri Zaelani ini, terjadi sekitar pukul 15.15. Korban saat itu sedang bermain sepeda angin di sekitar rumahnya. Ia mengayuh sepeda ontel kesayangannya dari barat ke timur. Waktu itu korban juga sudah diperingatkan oleh warga supaya hati-hati, karena kereta api akan lewat.
Namun korban sepertinya mengabaikan peringatan warga. Ketika melintas di perlintasan kereta api, tanpa melihat kanan-kiri korban langsung menyeberangi rel KA. Bersamaan dengan itu, dari arah utara ke selatan melaju KA Penataran.
Karena jarak cukup dekat, KA itu langsung menyambar roda bagian belakang sepeda ontel yang dinaiki korban. Akibatnya, saking kerasnya sambaran membuat tubuh korban terpental dan terpelanting beberapa meter. Tangan kanannya pun patah dan kepalanya mengalami luka robek.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, lantas menolong korban dengan melarikan ke rumah sakit. Sebagian warga lainnya melaporkannya ke petugas Polsek Pakisaji. Petugas yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.(agp/mg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :