Korban Pembunuhan Masih Misterius

 
MALANG – Mayat perempuan yang ditemukan terbuang di bawah jembatan Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, hingga kemarin masih misterius. Polisi masih berupaya mengungkap identitas mayat wanita yang diyakini menjadi korban pembunuhan tersebut. Pasalnya selain tidak ditemukan satupun identitas, polisi juga kesulitan mengidentifikasi korban lantaran kondisinya sudah membusuk.
“Untuk identitasnya masih belum kami ketahui. Kami sudah menginformasikan ke Polsek jajaran untuk membantu mengungkap identitasnya. Jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, kami mohon untuk segera melapor,” ungkap Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono.
Selain itu, lanjut mantan Kapolsek Dampit ini, polisi juga sedang fokus mencari saksi. Keterangan beberapa saksi dikumpulkan untuk menyelidiki dugaan kasus pembunuhan tersebut. Namun dari keterangan saksi yang sudah dimintai keterangan, tak satupun mengenal ataupun melihat pembuangan mayat.
“Kami masih kesulitan untuk mengungkap identitasnya. Jika identitas korban sudah diketahui, maka akan memudahkan proses penyelidikan kasus pembunuhan ini,” jelas Nuryono.
Untuk penyebab tewasnya korban, Nuryono mengatakan masih belum mengetahui. Pasalnya, kondisi tubuh korban sudah melepuh. Wajahnya juga sudah tidak bisa lagi dikenali. Termasuk sidik jari tangan korban juga sulit teridentifikasi. Namun pihaknya sudah mengajukan surat permohonan otopsi ke Forensik RSSA Malang, sehingga bisa diketahui penyebab kematiannya.
Sementara itu, sumber Malang Post di kepolisian mengatakan, bahwa melihat kondisi TKP, korban dibuang dari atas jembatan setinggi sekitar 30 meter. Pembuangan tubuh korban dilakukan pada malam hari ketika kondisi gelap dan sepi.
“Pelaku sepertinya juga sudah mengetahui kondisi sekitar TKP. Termasuk pelakunya lebih dari seorang dan membawa kendaraan mobil. Karena jelas tidak mungkin kalau pembunuhan itu dilakukan seorang diri,” papar sumber Malang Post tersebut.
Sekadar diketahui, Kamis petang lalu sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di bawah jembatan JLS Desa Tumpakrejo, Gedangan. Kondisi korban sangat mengerikan. Selain sudah membusuk, tubuh bagian atas (perut sampai kepala) terbungkus dengan jas hujan yang diikat dengan tali plastik. Begitu juga dengan kedua kaki yang juga terbungkus dengan karung plastik.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :