Beri Pelatihan Kemudikan Mobil

 
MALANG - Tantangan yang dihadapi mantan warga binaan lapas kian berat. Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Malang membantu beri modal keahlian untuk para kliennya. Kemarin, Bapas Kelas 1 Malang menghadirkan instruktur setir mobil Aziz untuk 40 kliennya. Mulai kemarin hingga 31 Agustus 2017 mendatang, para klien tersebut akan mendapat pelatihan mengendarai mobil.
Kabapas Kelas 1 Malang, Sudirman Zainuddin mengatakan, pelatihan ini digelar sebagai pembinaan kemandirian. 
"Masalah pertama mereka setelah keluar dari lapas adalah pekerjaan. Dengan pelatihan kemandirian ini kami berharap bisa membantu mereka dapat pekerjaan dan bisa bertahan hidup di tengah masyarakat," kata Sudirman kepada Malang Post kemarin.
Para peserta bimbingan kemandirian bakal dilatih oleh lima instruktur dengan lima kendaraan selama 10 hari. Mereka akan berlatih menyetir mobil di daerah Jalan Simpang Balapan. 
Sudirman berharap bimbingan kemandirian ini semakin melengkapi para kliennya dengan skill yang berguna bagi masyarakat.
"Kami juga berharap mereka bisa mendapatkan penghidupan dari skill yang didapatkan," kata Sudirman. 
Kepada para mantan warga binaan lapas, Sudirman menyebut bahwa apa yang dilakukan Bapas bertujuan mengangkat derajat mereka di mata masyarakat. Dengan skill dan keahlian, mereka bisa berasimilasi secara positif.
"Sehingga mereka tidak melanggar hukum lagi. Seenak-enaknya di dalam lapas lebih enak merdeka dan bebas di luar. Semoga bimbingan ini bisa mencegah mereka melanggar hukum dan tidak masuk lapas lagi. Tidak enak tinggal di dalam lapas apalagi kemerdekaan mereka terkungkung," kata Sudirman.
Pria berdarah Makassar tersebut menambahkan, bimbingan kemandirian setir mobil ini diharap bisa dijalani kliennya hingga tuntas. Selepas pelatihan, mereka bisa lolos ujian dan mengantongi SIM. Sebelumnya, Bapas juga memberi bimbingan kemandirian servis handphone serta bimbingan kepribadian dengan mendatangkan ulama.(fin/sir/jon)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :