Meriahkan Karnaval, Balon Udara Meledak

 
MALANG – Nasib malang menimpa Asharul Basofi, 23, warga Jalan Sawah Lunto Desa Jeru Kecamatan Turen, pagi kemarin. Niatnya ingin meramaikan karnaval di desanya dengan berpartisipasi menjadi peserta, namun ia malah harus dilarikan ke Puskesmas Turen. Korban mengalami luka bakar ringan setelah balon udara berisi karbit yang dibuatnya meledak.
Basofi mengalami luka bakar pada dahi, hidung serta kedua tangannya. Beruntung lukanya tidak terlalu serius, karena korban seketika langsung dilarikan ke Puskesmas Turen. Hingga sore kemarin, Basofi masih menjalani perawatan.
“Kondisi korban masih sadar, lukanya tidak terlalu parah. Kejadian meledaknya balon udara itu pun langsung ditangani Polsek Turen,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.
Diperoleh keterangan, korban Basofi ini kesehariannya bekerja sebagai tukang las. Pagi kemarin sekitar pukul 08.00, korban mengisi kantong plastik berukuran 3 kilogram dengan gas karbit, untuk dibuat balon udara. Sedianya balon udara tersebut akan digunakan untuk meramaikan kegiatan karnaval di desanya.
Balon pertama bisa diisi gas karbit dengan sukses. Begitu juga dengan balon kedua dan ketiga. Baru ketika mengisi balon keempat, tiba-tiba meledak dan membuat semua balon yang sudah terisi gas karbit ikut meledak dengan hebatnya.
Akibatnya Basofi yang memegangi balon udara itu, mengalami luka bakar. Selain itu atap teras depan rumahnya juga hancur. Ia langsung berlari mencari pertolongan. Orang tuanya yang melihat segera membawanya ke Puskesmas Turen. Sementara warga sekitar yang melihat dan mendengar kejadian tersebut, lantas melaporkannya ke petugas Polsek Turen. Polisi lantas melakukan olah TKP sekaligus melihat kondisi korban di Puskesmas.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :