Jarot Terbang Lagi ke Jakarta


MALANG POST - Lama tidak muncul pasca penggeledahan KPK di Kota Malang, mantan Kepala PU Kota Malang Jarot Edy Sulistyono terbang ke Jakarta, Minggu (20/8)  pagi. Selama ini Jarot sulit dihubungi, bahkan tidak pernah muncul sebagai pejabat publik. Kuat dugaan, Jarot akan menjalani pemeriksaan lanjutan Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said Jakarta.
Ya, tersangka dugaan gratifikasi itu, ke ibu kota Indonesia didampingi istrinya dan dua orang pemuda. Keduanya diperkirakan merupakan putranya. Jarot naik pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 251 pukul 08.30 WIB dari bandara Abd. Saleh bersamaan dengan wartawan Malang Post yang juga berangkat ke Jakarta.
Pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) itu, tiba di bandara sekitar pukul 07.45 WIB. Awalnya, mereka hendak masuk Java Lounge yang ada di lantai dua bandara yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang . Namun tiba-tiba ia balik kanan dan langsung masuk ke ruang tunggu.
Jarot menggunakan kaus putih berlengan biru dengan celana jeans warna coklat dan sepatu hitam, serta membawa satu travel bag. Sedangkan istrinya memakai baju batik dengan kerudung warna coklat dan menenteng tas putih.
Saat petugas bandara mengumumkan penumpang segera masuk ke pesawat Jarot dan keluarganya langsung bergegas masuk. Pria yang pernah mencalonkan di pilkada Kabupaten Lumajang itu duduk di bangku 24B, sedangkan wartawan Malang Post duduk di belakangnya di kursi 28E.
Dari wajahnya selama perjalanan Malang  - Jakarta tak tampak raut wajahnya yang ceria. Sesekali ia berbicara dengan laki-laki yang duduk di sebelahnya. Setiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jarot berjalan ke ruang kedatangan dengan menggandeng sang istri dengan santai, tidak tampak tergesa-gesa. Ia memilih berjalan memisah dari rombongan penumpang pesawat.
Ketika wartawan berusaha menunggu di ruang kedatangan Terminal F, mereka masuk ke dalam kamar mandi. Namun setelah lama ditunggu tidak muncul- muncul. Diduga mereka mengetahui adanya wartawan dan lewat pintu lain. Apalagi istri Jarot sempat melihat jepretan kamera yang mengarah ke wajahnya.
Sementara itu, Jarot sendiri, diketahui belum dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkot Malang. Ia yang jadi tersangka dugaan suap proyek Jembatan Kedungkandang oleh KPK masih terlihat aktif menjalani tugasnya. (ica/ary)

Berita Lainnya :