KPK Cicil Periksa Enam Anggota DPRD


Malang Post, Selain Jarot, sesuai informasi yang dihimpun Malang Post, ada enam anggota DPRD Kota Malang yang dipanggil juga oleh KPK ke Jakarta. Enam anggota wakil rakyat tersebut adalah Mohan Katelu (Anggota Komisi B), H Abd. Rochman (Komisi C), Syaiful Rusdi (Komisi D), Drs EC RB Priyatmoko (Sekretaris Komisi C), Ya’qud Ananda Gudban (Komisi B), dan Soeprapto (Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Malang).
Menurut informasi yang dikumpulkan Malang Post, enam anggota dewan ini dipanggil sebagai saksi tindak pidana korupsi (tipikor) suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.
Mereka berenam diperiksa sebagai saksi atas tersangka Ketua DPRD Kota Malang, M. Arief Wicaksono (MAW). Lantaran diperiksa KPK, mereka absen dari sidang paripurna di DPRD Kota Malang, Senin (21/8). Wakil Ketua I DPRD Kota Malang H. M. Zainuddin menegaskan terdapat 15 anggota dewan yang mengajukan izin, tidak dapat menghadiri sidang paripurna pembahasan KUAPPS tersebut.
“Dari 30 orang, yang izin 15 orang,” ungkap Zainudin saat ditemui usai sidang paripurna.
Ia mengaku sebelumnya telah meneken surat izin tidak masuk pada beberapa anggota dewan. Di antaranya termasuk nama-nama anggota dewan yang disebutkan akan diperiksa KPK, Senin (21/8) seperti informasi yang didapat Malang Post.
Zainuddin menyebutkan nama Mohan, R.B Priyatmoko, Nanda, Suprapto, Abdurrachman dan Syaiful Rusdi memberikan surat permohonan izin tidak mengikuti sidang paripurna karena memenuhi panggilan KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi.
“Ya izin karena ada pemeriksaan dr KPK sebagai saksi di Jakarta,” terang politisi PKB Kota Malang tersebut.
Selain enam anggota izin ke Jakarta, anggota dewan lain diketahui izin karena sakit, haji atau ada keperluan lain. Hanya enam orang anggota dewan tersebut yang izin ke Jakarta untuk diperiksa KPK. Sementara Drs Salamet (Komisi C) yang juga dikabarkan diperiksa kemarin, ternyata hadir dalam paripurna.
Zainudin juga mengkonfirmasi kehadiran Salamet dalam sidang paripurna. Begitu pula dengan Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Rahayu Sugiarti.
“Setahu saya tadi ketika rapat paripurna Pak Salamet dari Partai Gerindra hadir,” tandas Rahayu kepada Malang Post.
Keberadaan Salamet di gedung DPRD Kota Malang juga dibenarkan oleh Teguh Puji Wahyono SE MM. anggota DPRD Kota Malang dari fraksi yang sama dengan Salamet. Ia menegaskan bahwa kabar diperiksanya kawannya tersebut, kemarin, tidak benar.
Ia mengaku masih memantau keberadaan Salamet dalam sidang paripurna Senin (21/8). Akan tetapi dirinya tidak bertemu lama dan mengobrol banyak soal kebenaran pemeriksaan KPK terhadap Salamet seperti yang diinfokan.
“Yang jelas hari ini (kemarin,red) ada di rapat. Tetapi tidak ngobrol banyak saya,” tandas Teguh saat dihubungi Malang Post.
Meski nyatanya tidak diperiksa kemarin, Salamet diagendakan KPK untuk diperiksa hari ini, Selasa (22/8). Surat pemanggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi baru datang Senin (21/8). Menurut sumber Malang Post, surat tersebut benar berasal dari KPK dan ditujukan pada kader Partai Gerindra tersebut.(ica/jon/ary)

Berita Lainnya :