Korban Pembunuhan Sempat Terekam CCTV

 
MALANG – Ada fakta baru di balik penemuan mayat yang menggegerkan warga Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Rabu lalu. Sore hari sebelum keesokan paginya ditemukan tanpa nyawa, korban sempat dibonceng sepeda motor oleh seseorang. Hanya siapa orang yang membonceng tersebut, masih proses penyelidikan.
“Dari rekaman salah satu CCTV yang kami dapat, sekitar pukul 17.00, korban terlihat dibonceng sepeda motor. Inilah yang masih kami dalami siapa orang yang membonceng tersebut,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Ia mengatakan, petunjuk tersebut baru didapat dari satu titik kamera CCTV saja. Nantinya petugas akan mencari rekaman CCTV lain di sekitar lokasi, yang lebih jelas untuk mengungkap identitas orang yang membonceng korban.
“Melihat rekaman CCTV tersebut, kemungkinan pelaku dibunuh oleh pelaku di sekitar lokasi,” katanya. 
Karena itu, untuk segera mengungkap kasus pembunuhan tersebut, polisi kini sedang mencari tahu identitas korban. Setelah identitasnya terkuak, akan memudahkan polisi untuk mengungkap kasusnya.
“Sampai saat ini (kemarin, red) identitasnya masih Mr X. Karena warga sekitar juga tidak ada yang mengenali korban. Apalagi di lokasi kejadian, juga tidak ditemukan identitas sama sekali,” urai Azi.
Kapolsek Gondanglegi, Kompol Untung Bagyo Riyanto, dikonfirmasi juga masih menyelidiki identitas korban. Kasus dugaan pembunuhan tersebut, lanjutnya masih proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi.
“Kami masih terus menyelidiki kasusnya. Saat ini baru dua orang saksi yang kami mintai keterangan. Untuk identitas korban, masih belum kami ketahui,” tutur Kompol Untung Bagyo Riyanto.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga di Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi,  Rabu pagi lalu. Korban ditemukan dengan penuh luka di tubuhnya. Selain di bagian kepala, wajah, tangan serta kakinya.
Siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut, masih proses penyelidikan. Termasuk apa motifnya juga masih belum diketahui. Kapolsek Gondanglegi menduga, bahwa korban adalah gelandangan. Karena selain pakaian yang digunakan kotor, korban juga memakai baju rangkap delapan.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...