magista scarpe da calcio Terlalu, Mahasiswa Embat Motor Teman


Terlalu, Mahasiswa Embat Motor Teman

 
MALANG – Perbuatan yang dilakukan Deva Alwan, 20 tahun, warga Karangpilang, Surabaya ini sungguh terlalu. Ia ingin keren, namun tak punya uang. Akibatnya, mahasiswa semester empat  Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya ini nekat mencuri motor temannya sendiri. 
Modus operandi yang dilakukan dengan menduplikat kunci dan melarikan Honda Beat W 5005 NB milik mahasiswi asal Sidoarjo, Wahyu Widyaningrum yang juga teman kampusnya.
Pada 16 Agustus lalu, Deva tertangkap Reskrim Polsek Lowokwaru. Kepada petugas Deva, mengaku ingin mengendarai Honda Beat. 
“Motor saya Supra X, ingin ganti Honda Beat,” kata Deva kepada wartawan, saat dirilis di Polsek Lowokwaru, kemarin. 
Deva merupakan mahasiswa yang kos di Perumahan Bumi Terang Utama, Madyopuro. Dia sudah mengenal Wahyu Widya dari kampus. Mereka sama-sama menempuh pendidikan di UB. Sehari-harinya, Deva melihat Wahyu mengendarai motor Beat tersebut. Karena sering melihat motor tersebut, lalu timbul keinginannya untuk melarikan kendaraan matic ini. Maret lalu, Deva akhirnya bersiasat demi mencuri motor teman kampusnya.
Dengan alasan pinjam motor kepada Wahyu, Deva mengendarai motor tersebut, lalu menggandakan kunci motor. Sesaat kemudian, dia kembali ke kampus dan menyerahkan motor kepada Wahyu. Korban tidak curiga karena telah terbiasa bertemu Deva saat kuliah. Demi menghindari kecurigaan, Deva tidak langsung mencuri motor temannya.
Beberapa hari kemudian, Deva melihat motor Wahyu terparkir di kampus. Ketika suasana sepi, Deva, dengan mudah memakai kunci duplikat dan langsung membawa pergi motor tersebut. Demi menghindari kecurigaan, Deva juga mengganti plat nomor dari W 5005 NB ke DA 2730 BAC.
Deva langsung melarikan motor tersebut ke Surabaya. Selama lima bulan, motor tersebut disimpan di rumahnya di Surabaya. Dengan demikian, kecurigaan terhadap dirinya sebagai pelaku pencurian motor juga hilang. 
Sementara itu Wahyu melapor ke Polsek Lowokwaru pada 7 Maret 2017 lalu karena motornya hilang di kampus.
Meski berhasil mencuri motor, Deva rupanya tidak tahan ingin berkendara dan tampil keren di area kampus. Namun, rasa pamer inilah yang jadi malapetakanya. Korban memergoki Deva bergaya di jalanan dengan motor ini.
“Saat pelaku berkendara di Malang, korban melihat ciri-ciri motor tersebut mirip dengan kendaraan yang dilaporkan hilang. Korban lapor ke Polsek, lalu kita lakukan penangkapan dan terbukti. Sudah dilakukan cek fisik mesin, platnya palsu,” kata Kapolsek Lowokwaru, Kompol Bindriyo, lewat Kanit Reskrim AKP M Roichan, kemarin.
Roichan menyebut Deva melanggar pasal 363 KUHP dan terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang