Stok Material SIM Bakal Habis

 
MALANG – Stok material pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) menipis. Polres Makota memprediksi blangko SIM C dan A bakal habis dalam waktu satu minggu. Kasatlantas Polres Makota, AKP Ady Nugroho menyebut jumlah blangko yang tersisa sampai sekarang hanya sekitar 1500-an buah.
“Jumlah blangko SIM tinggal 1500 saja, dan itu akan segera habis melihat animo warga yang registrasi di Satpas Polres Makota,” kata Ady kepada wartawan di mako Polres Makota, siang kemarin. 
Ady menyebut, kelangkaan blangko SIM tak lepas dari perubahan sistem pendaftaran ujian. Sebelumnya, peserta ujian SIM yang ingin mendaftar di Polres Makota, hanya terbatas pada warga asli Kota Malang. Yakni, mereka yang memiliki KTP domisili Kota Malang.
Namun, saat ini sistem pendaftaran SIM sudah online. Sehingga, batas domisili tak bisa lagi berlaku untuk pengurusan ujian dan pencetakan blangko SIM.
“Praktis, pengajuan SIM yang masuk tidak hanya dari Kota Malang, tapi dari luar daerah juga,” jelas Ady. 
Dia menyebut, kelangkaan blangko SIM ini tak lepas dari proses APBN-P 2017 terkait anggaran untuk Polri. Sampai saat ini, seluruh Polres maupun Polda di seluruh Indonesia, menantikan selesainya proses lelang pengadaan blangko SIM.
Dari data LPSE Polri, lelang pengadaan blangko SIM sudah selesai. Proyek senilai Rp 338,7 miliar tersebut dimenangkan oleh PT Wahyu Kartuma Sindo Internasional. PT yang bermarkas di Jalan Beringin Cikarang Bekasi ini, menawarkan Rp 335 miliar untuk memenangkan lelang pengadaan blangko material SIM seluruh Indonesia.
Hingga proses pencetakan material dan distribusi berjalan, blangko SIM di Polres Makota akan kosong sebelum Agustus berakhir. Karena itu, Polres Makota sedang menunggu instruksi dari Dirlantas Polda Jatim tentang blangko sementara pengganti SIM.
“Nanti yang lulus SIM akan terima surat mirip KTP Sementara. Setelah blangko tersedia paska distribusi material, surat pengganti ini bisa ditukarkan dengan blangko asli,” tambah Ady.
Dia memastikan, SIM sementara tersebut punya kekuatan hukum yang sama dengan blangko asli. Sehingga, polisi tidak akan mempermasalahkan surat ini ketika warga pembawa SIM sementara dihentikan di jalan. 
“Kami jamin sama, tidak akan ditilang. Surat ini hanya bersifat sementara ketika nanti blangko habis dan menunggu pengadaan,” tutup Ady.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :