Balita Tewas di Kubangan Lomba Agustusan

 
BATU - Kegembiraan warga Dusun Gerdu Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji menyambut HUT kemerdekaan ke 72 RI ke 72 sontak berubah menjadi kesedihan. Pasalnya kubangan air yang rencananya dibuat untuk lomba gebuk bantal akhirnya menelan korban jiwa.
Belum sempat kubangan air tersebut digunakan untuk lomba gebuk bantal, Sabtu (26/8) sekitar pukul 08.15, seorang balita bernama Adeva A Maisa, umur 1,5 tahun tewas. Diduga korban terpeleset masuk ke dalam kolam selebar 2 x 3 meter sedalam kurang lebih 60 centimeter saat bermain-main. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. 
"Sedianya kubangan ini akan dipergunakan sore ini (kemarin sore). Namun karena ada kejadian ini langsung diuruk dengan tanah. Perlombaan pun dibatalkan," ujar AKP Sukatno Kapolsek Bumiaji kepada Malang Post.
Keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, sebelumnya korban bermain di dalam rumah. Untuk pengaman, ibu korban Suryani,43, menutup pintu depan rumah tapi tidak dikunci. Tujuannya agar korban tidak keluar dari rumah. Saat itu ibu korban mencuci di kamar mandi, sementara neneknya Suyateni,63 di dapur. Dan kakak korban Intan Trinil Wulandari, 16, sedang beraktivitas di ruang tengah. Diduga tanpa diketahui siapa pun, korban keluar rumah dengan cara membuka sendiri pintu yang tertutup.
Selanjutnya korban menuju ke kubangan air yang jaraknya kurang lebih 10 meter di depan rumahnya. Saat itu tak ada satu pun orang yang yang mengetahui. Diduga korban bermain hingga akhirnya korban terpeleset masuk ke dalam kubangan. 
Baru saat tenggelam itu, ada warga yang mengetahui. Korban pun ditolong dan sempat dilarikan ke RS Punten. Namun saat tiba di rumah sakit dokter menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Untuk lebih memastikan lagi, korban dilarikan ke RS Bhayangkara dan ditempat ini dokter juga menyatakan hal yang sama, bahwa korban sudah meninggal dunia. Korban pun hari itu juga dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. (dan/lim)

Berita Lainnya :

loading...