Maling Bobol Kantor Yayasan PIM

 
MALANG – Pegawai kantor Yayasan Putera Indonesia Malang (PIM) panik bukan kepalang pagi kemarin. Saat datang untuk ngantor, mereka kaget melihat jendela depan terbuka dengan teralis rusak. Sesuai dugaan, maling sudah sukses membobol kantor sekolah farmasi dan mencuri satu laptop lalu kabur.
Devanus Lahardo, 41 tahun, warga Banjararum, sekaligus Humas Yayasan PIM, menyebut bahwa pelaku pencurian masuk dengan cara merusak jendela dan teralis. “Pencuri masuk lewat jendela dengan merusak teralis. Setelah itu dia merusak pintu ke ruang tengah, sebelum naik dan mengambil laptop lalu kabur. Kami tahu kantor dibobol pukul 5 pagi,” kata Devanus kepada wartawan kemarin.
Dua hari lalu, kantor yayasan tersebut sudah kosong. Lampu depan menyala sebagai tanda bahwa tak ada penjaga di dalam rumah ini. Karena merasa tak pernah jadi korban pencurian sebelumnya, dan jendela sudah diberi pengaman teralis, pihak yayasan merasa kantor tersebut sudah aman.
Namun, kantor yang sudah berumur 4 tahun tersebut tak bisa menahan niat jahat pencuri yang mencuri laptop. Devanus menyebut, laptop yang hilang adalah milik Darwati, staf yayasan PIM yang biasa menaruh alat tersebut di ruangan atas lantai dua. “Ini kejadian pertama, isi laptop berkaitan dengan pekerjaan,” jelas Devanus.
Sementara itu, Reskrim Polres Makota langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari yayasan PIM. Seekor anjing K-9 dikerahkan oleh Reskrim Polres Makota, untuk melacak jejak pencuri, sekaligus membuat sketsa modus pencurian laptop di kantor PIM. Menurut keterangan Devanus yang didapat dari polisi, pelaku berjumlah lebih dari satu.
“Pelaku berjumlah lebih dari satu, ada yang membawa kendaraan bermotor dan menunggu di Jalan Raya Sulfat dekat makam,” kata Devanus. Anjing K-9 yang dikerahkan, menjelajah setiap sudut ruangan kantor. Lalu, anjing ini keluar dari kantor, dan mengarah ke utara, menuju daerah makam Sulfat.
Dia lalu berhenti di daerah ruko pinggir jalan. Penelusuran anjing K-9 inilah yang jadi metode awal penentuan modus operandi dari pencuri laptop yang membobol kantor yayasan PIM. Sementara itu, Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan, lewat Kasatreskrim Polres Makota, AKP Heru Dwi Purnomo, menyebut polisi tengah melakukan penyelidikan.
Petugas mengumpulkan barang bukti yang ada, serta meminta keterangan dari para saksi. “Kita masih lidik,” tutur Heru.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :