Isteri Kerja di Hongkong, Hamili Siswi SMP

 
MALANG – Sungguh biadab perbuatan yang dilakukan Pambudi Siswanto, 45 tahun. Warga Dusun Purwosari, Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan ini, tega menyetubuhi bocah ingusan, sebut saja Bunga, 14 tahun, tetangganya sendiri. Akibat perbuatannya, kemarin Bunga sampai melahirkan bayi laki-laki. 
Akibatnya, Bunga yang masih tercatat pelajar SMP ini, terancam harus putus sekolah. Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Pambudi Siswanto harus berurusan dengan polisi. Akhir pekan lalu, ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Kromengan, yang kemudian diserahkan ke UPPA Polres Malang.
“Tersangka kami jerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 atas perubahan Undang-undang nomor 23 tahun 2002, tentang perlndingan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” jelas Kanit PPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum.
Menurut pengakuan Pambudi, ia menyetubuhi Bunga sebanyak enam kali. Pertama pada bulan Desember 2016 lalu dan terakhir pada bulan Februari 2017. Semua perbuatan cabul dilakukan di dalam rumahnya.
“Saya tinggal di rumah hanya dengan anak. Istri bekerja di Hongkong sudah sejak 17 tahun lalu,” ujar tersangka Pambudi Siswanto.
Modusnya, tersangka meminta tolong korban untuk membelikan rokok. Saat itu kebetulan korban sedang membetulkan sepeda ontel pada tersangka yang membuka bengkel. Saat memberikan rokok itu, tersangka langsung menyeret tubuh korban ke dalam rumah lalu disetubuhi secara paksa.
Usai menyetubuhi, korban diberi uang dan diminta pulang. Bunga juga diancam untuk tidak menceritakan kepada siapapun. Merasa perbuatannya aman, pencabulan dilakukan oleh tersangka berulang kali hingga bulan Februari.
“Saya tidak memaksanya. Tetapi karena suka sama suka. Saya hanya mengatakan pada Bunga kalau terjadi apa-apa, siap untuk bertanggungjawab,” tutur Pambudi.
Terungkapnya perbuatan bejat Pambudi ini, setelah korban hamil besar dan melahirkan pada akhir pekan lalu. Keluarga selama ini tidak ada yang tahu, karena korban tinggal dengan nenek dan kakek. Ayahnya bekerja di Kalimantan, sedangkan ibunya bekerja sebagai TKW.
Mengetahui korban melahirkan, keluarga lantas menanyakan. Bunga mengaku dihamili oleh Pambudi, hingga akhirnya keluarga melapor ke polisi dan Pambudi diamankan di rumahnya sebelum warga menghakiminya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...