Anton Diringkus Usai Ancam Tetangga

 
MALANG - Sri Mulyati, 45, melapor ke petugas Polsek Bululawang. Ia mengaku diancam akan dibacok oleh Susanto alias Anton, 35, tetangganya di Dusun Blambangan, Desa Krebet, Bululawang.
Awal permasalahannya, Anton dan Sri Utami, mertuanya datang ke rumah korban, Kamis (24/8) pagi. Kedatangan mereka untuk meminta penjelasan kepada Sri terkait tuduhan pencurian uang Rp 900.000 di dalam rumahnya.
Ketika ditemui itu, Mulyati mengaku tidak menuduh siapapun. Namun dia hanya mengatakan kalau yang mengetahui lokasi penyimpanan kunci rumah hanya keluarga Sri Utami. “Kami sempat cek cok saat itu,” lapor Mulyati kepada polisi. 
Ketika pertengkaran terjadi itulah, Anton mengatakan kalau yang mencuri uang tersebut sebenarnya adalah Herlin Ade Suryanti, 26, anak korban sendiri. Selang beberapa jam kemudian, atau saat Herlin pulang, keduanya pergi ke rumah Sri Utami untuk meluruskan permasalahan.
Rupanya, Anton yang masih kesal dengan pertengkaran itu mengambil sebilah pedang dari dalam truknya yang terparkir di depan rumah. Dia langsung mengacung-acungkan benda tajam ini ke arah Mulyati. 
Herlin yang melihat hal ini, menarik tangan ibunya masuk ke dalam rumah kembali. Sementara Sri Utami berusaha menenangkan Anton yang berteriak hendak membacok korban.  
Kanitreskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Margas mengatakan pihaknya mengamankan Anton dari rumahnya, pasca laporan korban dan menyita pedang tersebut sebagai barang bukti. yang digunakan untuk melakukan pengancaman.
“Sebenarnya saya tidak ada niatan untuk mengancam. Saya emosi karena melihat mertua bertengkar. Senjata tajam yang saya ambil itu sebenarnya hanya untuk menakut-nakuti saja,” kata Anton. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...