Bongkar Penjualan SS dari Lapas

 
MALANG - Peredaran narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru masih muncul. Buktinya, anggota Satreskoba Polres Malang berhasil menangkap dua pemesan SS dari salah satu napi di dalam lapas tersebut.
Kedua yakni Bambang Susilo, 32 dan Adi, 34, asal Desa Harjokuncaran, Sumbermanjing Wetan. Mereka ditangkap di wilayah Kecamatan Gondanglegi, dengan barang bukti sepoket SS seberat satu gram.
“Saya memesan SS dari teman di dalam (LP Lowokwaru). Kemudian barang dikirim dengan cara ranjau,” tutur tersangka Adi. Menurut keterangan bapak satu anak tersebut, dirinya memang pemakai SS sejak setahun lalu. 
Kemudian pada awal minggu lalu, Adi yang kesehariannya bekerja sebagai petani mendapat pesanan SS dari temannya. Ia diminta untuk membelikan SS. Sepoket berisi satu gram dijual dengan harga Rp 1,5 juta.
“Saya menjualnya memang Rp 1,5 juta. Namun saya membelikannya dengan harga Rp 1.250.000, sehingga ada keuntungan Rp 250.000,” ujarnya. Oleh Adi, kemudian dipesankan kepada temannya yang berada di LP Lowokwaru. 
Setelah sudah ada transaksi, barang haram kemudian dikirim dengan cara dipindah-pindah hingga berakhir di tong sampah wilayah Gondanglegi. Selanjutnya untuk mengambil barang itu, Adi lalu mengajak Bambang Susilo.
Namun usai mengambil barang itu, mereka disergap petugas. Bambang Susilo mengatakan kalau dirinya baru dua kali ini memakai SS. “Selama ini saya bekerja di Jakarta berjualan bakso. Baru pulang kemudian diajak mengambil SS dan tertangkap,” ucapnya. (agp/mar)

Berita Lainnya :