Otak Pembunuhan Tertangkap

 
MALANG – Setelah melakukan penyidikan secara marathon, Satreskrim Polres Makota akhirnya berhasil menangkap tersangka utama pembunuhan Zainuddin, 21 tahun yang digorok lehernya di kebun singkong Taman Rolak, di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Tersangka inisial FI kini dalam pemeriksaan Reskrim Polres Makota. 
Polisi masih memburu Daftar Pencarian Orang (DPO)  lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan. Setelah menangkap pelaku inisial MS dan FI, Reskrim masih mengejar empat lainnya. Yakni, inisial HL, OP serta FD dan FY. 
Dari informasi yang dihimpun, wanita berinisial IA yang menjadi motif di balik pembunuhan terhadap Zainuddin, juga diduga kuat ikut terlibat dalam kasus ini.
Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan menyebut Reskrim masih terus melakukan penyelidikan. “Kita masih lakukan pengejaran,” kata Hoiruddin. 
Meski masih mengejar para buron, polisi sukses mengamankan beberapa barang bukti. Yakni, satu buah pecahan jam, satu batang kayu panjang 60 sentimeter, satu batang bambu panjang 132 sentimeter, satu pasang sandal serta barang bukti utama, tiga bilah pisau, dua pisau berukuran kecil, sedangkan satu pisau punya panjang kurang lebih 50 sentimeter.
Diduga kuat, tiga bilah pisau inilah yang melukai kedua lengan Zainuddin serta menggorok leher pembuat roti tersebut. Dari keterangan yang dihimpun, para tersangka punya peran masing-masing untuk menghabisi nyawa Zainuddin. MS yang kini mendekam di tahanan untuk dimintai keterangan, berperan memegangi tangan korban.
HL, menjadi pemegang kaki. FI memukul kepala korban. OP menendang Zainuddin. Sementara, FD dan FY yang baru tertangkap, menjadi pelaku pembacokan dan penggorokan leher korban. FY, juga menjadi pelaku yang melepas celana Zainuddin. Saat ini, Polres Makota sudah mulai melakukan pemberkasan serta gelar perkara kasus dugaan pelanggaran pasal 338 KUHP tersebut.
Sebelumnya, masyarakat Taman Rolak geger dengan penemuan mayat di kebun singkong dekat sungai. Setelah ditelusuri, mayat yang ditemukan dalam kondisi leher tergorok dan menderita luka-luka itu, adalah Zainuddin, warga Jalan Kolonel Sugiono 9D Mergosono. Polisi berhasil mengungkap kronologi kejadian.
Zainuddin meminjam HP Advan milik wanita inisial IA, lalu menggadaikannya kepada orang lain. Saat ditagih, Zainuddin tak bisa menunjukkan HP tersebut, dan akhirnya diminta ketemu dengan suaminya FY di daerah sungai Amprong-Rolak. Ternyata, FY tidak sendirian. Bersama lima orang, FY diduga sudah berniat mencederai Zainuddin.
FY dan lima pelaku, memakai tiga pisau dan satu balok bambu dan kayu, memukul dan menyabet Zainuddin. Pria muda itu kabur dengan kondisi terluka, terperosok di kebun singkong seberang Taman Rolak Dia sempat berlari 25 meter sembari mencucurkan darah. Zainuddin tertangkap oleh para pelaku, lalu dipegangi dan digorok lehernya.
Kasatreskrim Polres Makota, AKP Heru Dwi Purnomo menyebut, anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang masih tersisa. “Masih penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...