Gara-Gara Bakar Sampah, Rumah Ikut Terbakar

 
MALANG – Peringatan keras bagi warga yang memiliki kebiasaan bakar sampah di dekat rumah. Akibat pembakaran sampah, rumah milik Kasian, 55 tahun, warga Desa Sidorejo, RT 19, RW 08, Kecamatan Pagelaran, ludes terbakar, kemarin. Akibatnya, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 60 juta.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat api membakar rumah, pemiliknya segera keluar menyelamatkan diri. Kebakaran begitu cepat lantaran tiupan angin, membuat rumah dan seisinya ludes terbakar. 
“Saat petugas kami datang di lokasi kejadian, api sudah padam,” ujar Kepala UPT Damkar Kabupaten Malang, Nurul Kusnaeni.
Diperoleh keterangan, pemilik rumah membakar sampah di belakang rumah pada pukul 12.00 WIB. Kemudian, Kasian meninggalkan tempat untuk berisitirahat di dalam rumah. Satu jam kemudian, tepatnya pukul 13.00 WIB, api sudah menjalar di bagian belakang rumah dengan begitu cepatnya.Penyebabnya, akibat tiupan angin kencang.
Kemudian, pemilik rumah meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Sedangkan warga lainnya melaporkan peristiwa itu ke PMI Kabupaten Malang. Setelah sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan warga. Namun kondisi rumah  korban sudah ludes dan tidak ada satupun barang yang bisa diselematkan.
Agar rumah bisa kembali ditempati, warga pun bekerjasama membersihkan sisa puing-puing yang terbakar.  
“Saat kami berada di lokasi kejadian, api sudah padam. Warga bergotong-royong menggunakan alat seadanya untuk memdamkan api,” ujar Kasubsi Logistik dan Kebencanaan PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.
Selanjutnya, kata dia, petugas PMI melakukan assesmen maupun pendataan. Selain itu, pihaknya mengimbau supaya masyarkat tidak membakar sampah di dekat rumah. Lantaran bisa menyebabkan terjadinya kebakaran seperti ini. Apalagi saat ini masih musim kemarau, sehingga memang rawan terjadinya kebakaran.
Sementara itu, Humas Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman akan memberi bantuan kepada korban kebakaran.“Kami sudah menyiapkan bantuan logistic tanggap darurat. Sedangkan bantuannya seperti sembako, terpal, selimut dan peralatan mandi. Setelah siap, kami langsung mengirimkan bantuan tersebut,” ucapnya. (big/jon) 

Berita Lainnya :

loading...