Setelah Diluruk, Polsek Pakis Periksa Pelaku Penganiayaan

 
MALANG - Polsek Pakis langsung gerak cepat menanggapi laporan penganiayaan terhadap Novi Nur Fita, 25, warga Dusun Ngrobyong, Desa Pakisjajar, Pakis. Pasca dilurug warga Jumat (1/9) lalu, polisi langsung memanggil terlapor Pa'at, 50, tetangganya. Bahkan sudah menetapkannya sebagai tersangka.
Hanya saja, karena kasus penganiayaan ringan, Pa'at tidak dilakukan penahanan. Ia hanya diwajibkan lapor setiap Senin dan Kamis. Namun untuk untuk proses hukumnnya tetap berlanjut.
"Kasusnya sudah kami tangani dengan serius. Namun karena pasal yang dikenalan 352 KUHP,  yakni penganiayaan ringan dan masuk tindak pidana ringan, yang bersangkutan kami wajibkan lapor. Tetapi proses hukumnya tetap berlanjut," jelas Kapolsek Pakis, AKP Hartono.
Menurut Hartono, terlapor Pa'at Jumat siang langsung dipanggil untuk dimintai keterangan. Bahkan, Pa'at sendiri yang kooperatif dengan meminta kepada penyidik untuk segera dimintai keterangan.
"Yang bersangkutan kami telepon untuk datang ke Polsek. Kemudian datang setelah salat Jumat dan langsung kami mintai keterangan," ujar mantan Kapolsek Tumpang.
Dalam pemeriksaan, lanjut Hartono, terlapor Pa'at mengaku tidak menendang. Ia mengatakan tidak sengaja menginjak kaki korban. Sebelumnya antara korban dengan pelaku juga tidak ada masalah.
"Pengakuannya pelaku tidak sengaja menginjak kaki korban. Ia sama sekali tidak menendang," tuturnya.
Sekadar diketahui, Jumat pagi lalu, warga Dusun Ngrobyong, Desa Pakisjajar, Pakis melurug Polsek Pakis. Kedatangan mereka menanyakan perkembangan kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh  Novi Nur Fita. Korban sebelumnya mengaku telah ditendang oleh Pa'at.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :