magista scarpe da calcio Ringkus Enam Tersangka Dalam Dua Hari


Ringkus Enam Tersangka Dalam Dua Hari

 
MALANG – Hanya dalam waktu dua hari, Polres Makota berhasil meringkus seluruh tersangka pembunuhan terhadap Zainuddin, 21 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono. Tim buser Satreskrim menangkap enam orang tersebut secara beruntun. 
Setelah sukses menangkap Mas’ud, warga Wonokoyo, beberapa jam setelah kejadian penggorokan di Taman Rolak, Reskrim meringkus sisa pelaku lainnya pada 1 September lalu.
Yakni, Yani Dedik Saputra (Fanny) dari Kalisari Wonokoyo, Hilda (Ida) dari Wonokoyo-Kedungkandang, M Taufik (Opic) asal Kalianyar Wonokoyo, inisial FD 16 tahun dari Kalisari Wonokoyo dan Dwi Novian (Fian) Surya Kusuma dari Kalisari Wonokoyo. Salah satu sumber Malang Post, menyebut bahwa kasusnya sudah tuntas.
“Sudah tuntas, semua tersangka sudah ditangkap,” kata sumber anonim di Polres Makota, kemarin. 
Wanita yang menjadi rebutan antara Fanny dan Zainuddin, diduga adalah Hilda alias Ida. Dalam keterangan yang didapat, Ida diduga kuat ikut serta dalam pembunuhan sadis yang memakai pisau untuk menggorok leher korban.
Ida, disebut ikut memegangi kaki korban agar tidak ada perlawanan. Setelah korban tak bisa bergerak, pelaku utama, Fanny langsung menggorok leher Zainuddin dan dibiarkan mati kehabisan darah di kebun singkong seberang Taman Rolak Kedungkandang. 
“Si cewek ikut memegangi kaki korban,” tambahnya. Sementara itu, Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan, lewat Kasubag Humas Polres Makota, Ipda Marhaeni, menyebut keenam tersangka sedang diperiksa.
“Masih menjalani pemeriksaan. Sudah tertangkap semua,” kata Heni, sapaan akrabnya kepada Malang Post dikonfirmasi di Polres Makota siang kemarin.
Menurutnya, pihak kepolisian masih terus mengorek informasi dari para tersangka untuk merampungkan pemeriksaan serta berkas yang bakal menjerat keenamnya di meja hijau. Ketika disinggung soal kronologi serta barang bukti yang diamankan, Heni menyebut pihak kepolisian masih melakukan penggalian. Termasuk, adanya tersangka yang masih di bawah umur.
“Kita masih pendalaman. Nanti akan dirilis oleh Kapolres langsung,” kata Heni. Para tersangka, terancam pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(fin/jon)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top