Hilang, Ditemukan di Jurang Sedalam Tujuh Meter

 
BATU - Keluarga Nenek Rodiah, 85, warga Jalan Sukoharjo RT 8 RW 1, Kelurahan Sisir, Kota Batu berbahagia dan ada beberapa diantaranya menetes air mata. Pasalnya, setelah hilang sejak hari Sabtu (2/9) sore, Rodiah ditemukan dalam keadaan sehat di dalam Jurang Curah Mati sedalam 7 meter.
Meskipun kedinginan dan tubuhnya sudah lemas, Rodiah ditemukan dalam keadaan sehat dan masih bisa berkomunikasi. Dibeberapa bagian tubuhnya terluka dan dibagian jari kakinya, hingga harus dilarikan ke RS Bhayangkara.
Rodiah ditemukan oleh keluarga dan Tim SAR serta BPBD terduduk lemas didasar jurang sekitar pukul 09.00, kemarin (3/9). 
“Kita mendapatkan laporan pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.15. Kita langsung lakukan pencarian,” ujar Rochim, Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. 
Untuk memastikan kesehatan korban, petugas BPBD memboyong Nenek Rodiah ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara. 
Keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, Nenek Rodiah ini memiliki empat orang anak. Selama ini ia tinggal di rumah anaknya yang bernama Siah. Karena Nenek Rodiah sudah pikun, oleh keluarganya diminta agar tidak terlalu jauh berjalan keluar dari rumahnya.
Namun hari Sabtu (2/9), sekitar pukul 16.30, Rodiah keluar dari rumah tanpa sepengetahuan anggota keluarga yang lain. Beberapa saat kemudian, anggota keluarga mencari keberadaan Rodiah, namun tidak juga ditemukan.
Hingga akhirnya malamnya harinya tidak hanya keluarga yang mencari, tapi para tetangga korban juga mencari. Hingga akhirnya Minggu dini hari, BPBD Kota Batu mendapatkan laporan.
Saat itu juga BPBD melakukan pencarian, hingga pukul 03.00, keberadaan Rodiah belum juga ditemukan, hingga akhirnya diputuskan untuk menghentikan pencarian untuk sementara.
Sekitar pukul 06.00, pencarian dilanjutkan dengan dibagi dalam dua tim. Salah satu tim akhirnya menemukan Rodiah di dasar jurang.“Diduga terpeleset dan akhirnya masuk jurang. Dari atas tidak kelihatan karena tertutup batang pohon,” ujarnya. (dan/jon) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :