Pengecer Togel Diciduk

 
MALANG – Masyarakat Kabupaten Malang, ternyata masih hobi bermain judi kupon putih. Faktanya, polisi kembali menangkap dua orang pengecernya. Satu pengecer diamankan Unit Reskrim Polsek Sumberpucung, sementara satu pengecer lagi diringkus Unit Reskrim Polsek Singosari.
Adalah Mulyono alias Wely, 41 tahun yang dibekuk Unit Reskrim Polsek Sumberpucung. Warga Dusun Turus, Desa Trenyang, Sumberpucung ini, ditangkap di rumahnya sesaat setelah melayani penomboknya. Barang bukti yang diamankan darinya adalah satu bendel kupon putih, dua lembar rekapan serta uang sebesar Rp 110 ribu.
Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman, mengatakan penangkapan Wely berawal dari informasi masyarakat. Warga mengeluh kalau di wilayahnya marak judii kupon putih. Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menyelidiki dan berhasil menangkap Wely.
“Ketika kami tangkap, tersangka sedang merekap angka judi di belakang rumahnya. Barang buktinya kami temukan di atas meja dan saku celananya,” ujar Nurrohman.
Dalam pemeriksaan, tersangka Wely mengaku baru setahun ini, menjalani bisnis haram itu. Omset setiap kali bukaan nomor, sebesar Rp 500 ribu dengan komisi sebesar 20 persen. Hasilnya disetorkan kepada seorang pengepul asal Kecamatan Sumberpucung.
“Kami masih akan kembangkan kasusnya, karena kemungkinan ada pengecer judi lainnya. Termasuk memburu pengepul judi kupon putih tersebut,” tuturnya.
Sedangkan seorang pengecer judi lagi yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Singosari adalah, Achmad Widiyanto, 34 tahun, warga Desa Parangargo, Kecamatan Wagir. Ia diringkus petugas di dekat ATM di Jalan Perusahaan, Desa Banjararum, Singosari. Barang bukti yang diamankan adalah sebuah HP, kartu ATM BCA serta uang sebesar Rp 120 ribu.
“Tersangka kesehariannya bekerja sebagai juru parkir. Namun selama ini ia menyambi sambil berjualan kupon putih secara online. Saat ini, perkaranya masih diselidiki oleh Polsek Singosari,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik.
Modus penjualan judi kupon putih yang dilakukan tersangka Achmad Widiyanto ini, adalah menerima tombokan dari seseorang melalui SMS ataupun langsung. Selanjutnya seluruh angka tombokan, direkap yang kemudian dimasukkan (dipasang) oleh tersangka melalui online di website www.togeljaya.com.
Jika ada penombok yang beruntung, tersangka akan memberikan uang sesuai tombokannya. Jika memasang dua angka, maka mendapat Rp 60 ribu. Lalu jika tiga angka mendapat Rp 350 ribu, sedangkan untuk empat angka mendapat Rp 2,5 juta.(agp/jon)

Berita Lainnya :