Tukang Ojek Nyabu


BATU - Langkah Presiden RI Joko Widodo menetapkan Indonesia darurat narkoba dianggap benar. Pasalnya berbagai lapisan masyarakat kini sudah menjadi korban narkoba. Dari hasil ungkap kasus yang dilakukan Polres Batu contohnya, penyalahguna narkoba ternyata berasal dari berbagai kalangan.
Bila dahulu pengguna sabu-sabu kebanyakan dari orang yang memiliki kesejahteraan lebih, kini kalangan menengah ke bawah pun menggunakan sabu-sabu untuk menghilangkan keresahan mereka.
Seperti dua pengguna sabu yang ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Batu. Pada hari yang sama, beda jam dan tempat yang berbeda, polisi mengamankan dua pengguna sabu.
Keduanya adalah Alfan Prayogo, 31 tahun yang keseharian bekerja sebagai tukang ojek, warga Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia ditangkap polisi karena kedapatan membawa satu poket sabu seberat 0,11 gram.
"Tersangka Alfan kita tangkap di depan Indomaret, Jalan Soekarno," ujar Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto.
Beberapa jam setelah itu, pada hari yang sama, polisi mengamankan Andian Nurrohman, 21 tahun, seorang buruh pabrik, warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Dari tangan buruh pabrik ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,40 gram dan bungkus rokok yang dipergunakan untuk menyimpan sabu. Tersangka Andian ditangkap di SPBU Dadaprejo.
Melihat fenomena ini kapolres menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap narkoba. Karena barang haram ini kini sudah menjamur diberbagai kalangan masyarakat. "Narkoba tidak hanya merusak fisik, tapi juga merusak perekonomian masyarakat juga ketahanan bangsa," ujarnya. (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :