Isnaini Pingsan Lihat Rumahnya Terbakar



MALANG - Warga Jalan Sumbersari Gang 5 Malang, dikejutkan api yang membakar rumah Zainul Arifin, kemarin siang. Api tersebut menghanguskan barang-barang yang berada di lantai 2. Akibatnya, dia mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta rupiah.
Kebakaran itu,  awalnya diketahui oleh Suharto, salah satu warga sekitar. Dia mengaku mencium bau benda terbakar. “Saya lalu mendongak dan melihat kobaran api serta asap hitam membumbung tinggi,” tuturnya kepada wartawan.
“Kebakaran...kebakaran,” teriaknya. Spontan, warga lainnya pun kaget dan melihat asap itu muncul dari rumah yang dihuni Zainul Arifin dan Isnaini, istrinya. Mereka berlarian ke rumah tersebut untuk memadamkan api.
Menurut Sugeng, warga yang juga ikut memadamkan api, rumah itu dalam keadaan kosong karena Zainul, Isnaini dan Chandra, anaknya sedang bertakziah di dekat Pemakaman Umum Sumbersari.  
Keluarga yang membuka toko kelontong di rumahnya ini, pulang saat mendengar rumahnya terbakar. Isnaini bahkan langsung menangis dan pingsan setelah tahu rumahnya masih dilalap api yang sempat membesar.  
Tak butuh waktu lama untuk memadamkan api karena petugas PMK Kota Malang berdatangan.  “Mungkin membakar barang yang tidak dipakai di lantai 2. Pak Zainul pernah berencana membakar barang yang tidak dipakai,” pungkas Suharto.
Namun Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bindriyo menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Pihaknya menduga kebakaran terjadi karena hubungan arus pendek yang terjadi pada sebuah mesin pompa air.
"Tim penyidik menjelaskan bahwa keadaan di lantai 2 memang masih kosong dan rencananya mau dibuat kamar kos. Yang membuktikan hubungan arus pendek, pusat api berasal dari bangunan yang rencananya akan dibuat kamar mandi di lantai 2,” tegasnya. (mg1/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :