Pensiunan PNS Ditemukan Tak Bernyawa

 
MALANG - Warga Perumahan Duta Randuagung Indah, Sabtu (9/9) lalu, gempar. Sulasmi, 60 tahun, warga setempat ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Diduga pensiunan PNS yang meninggal sekira pukul 18.00 WIB tersebut karena serangan jantung.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriono, Sulasmi memang memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu perempuan setengah baya tersebut juga hidup semata wayang di rumah. 
“Korban memang hidup sendiri, karena suaminya telah meninggal. Sedangkan anak semata wayangnya bekerja sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Sehingga dalam menjalani hari-harinya ia dibantu saudaranya, Sugiono yang mengantar makanan untuk korban,” ujar Iptu Iptu Supriono kepada Malang Post.
Sugiono yang tinggal di Jalan Danau Paniai, Sawojajar ini, setiap hari melakukan rutinitas tersebut. 
"Sehari sebelumnya, Jumat (8/8) saksi masih berjumpa dengan korban di rumahnya waktu mengantar makanan. Begitu juga keesokan harinya, pada hari Sabtu sekira jam 09.00 WIB saksi kembali datang mengantar makanan. Namun saat korban dipangil tidak ada jawaban," terangnya.
Kemudian, lanjut Iptu Supriono, ditinggalah makanan tersebut dengan digantung di pintu rumah korban.  Karena hampir setiap pagi dan sore saksi mengantar makanan, kembalilah Sugiono untuk mengantar makanan sekitar jam 17.00 WIB. 
"Nah saat itulah saksi punya firasat tidak baik, karena bungkusan makanan yang dibawakan masih berada di tempat yang sama. Barulah kemudian saksi melapor ke ketua RT setempat,” paparnya.
Setelah adanya laporan saksi ke tetangga korban dan Ketua RT, Subandi, 54 tahun, barulah beberapa warga mencoba untuk melihat ke dalam rumah. Dengan memanjat tembok sampai ke belakang, didobraklah pintu belakang. Betapa kagetnya, ketika ditemukannya Sulasmi dalam kondisi terlentang sudah tidak bernyawa.
Mengetahui hal itu, Subandi langsung menghubungi Polsek Singosari untuk mengetahui penyebab kematian korban. 
“Mendapat laporan itu kami langsung berangkat mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. Setelah diketahui, ternyata penyebab kematian korban karena penyakit jantung yang dideritanya,” ungkapnya.
Tak lama kemudian, jenazah dibawa ke RSSSA oleh PMI untuk dilakukan visum et repertum. Selain itu pihak keluarga telah dihubungi oleh pihak berwajib. (eri/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...