magista scarpe da calcio Keliling Kampung, Cari Sasaran Mencuri


Keliling Kampung, Cari Sasaran Mencuri


MALANG – Alasan karena kepepet butuh uang, membuat Sunarmi, 52 tahun, menghalalkan segala cara. Warga Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung ini, nekat mencuri di rumah Musriah, 51 tahun, warga Dusun Tempur, Desa/Kecamatan Pagak. Imbasnya, ibu satu anak inipun harus berurusan dengan polisi dan meringkuk di balik jeruji besi, sejak awal pekan lalu.
“Tersangka Sunarmi sebelumnya diamankan oleh warga, namun tidak sampai dimassa. Kemudian diamankan di rumah perangkat desa yang selanjutnya diserahkan ke Polsek Pagak,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pagak, Aiptu Gatot Suhadi.
Informasi yang diperoleh, Senin pagi dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat N 3145 IR, Sunarmi pergi keliling ke wilayah Pagak. Tujuannya memang untuk mencuri. Ia masuk dari satu kampung, ke kampung lainnya untuk mencari sasaran.
“Incarannya adalah rumah kosong yang ditinggal pergi oleh pemiliknya,” kata mantan Kanitreskrim Polsek Pakisaji ini.
Setelah melihat rumah Musriah kosong, tersangka lalu menghampiri. Seperti layaknya seorang tamu, ia memarkir motornya di depan rumah. Kemudian berpura-pura mengetuk pintu dan mencari pemilik rumah.
Begitu memastikan rumah dalam kondisi kosong, tersangka lalu masuk lewat pintu belakang. Kebetulan pintunya tidak terkunci. Korban saat itu sedang pergi ke ladang untuk panen jagung.
Ketika berada di dalam rumah, Sunarmi lantas beraksi. Ia mengambil barang berharga milik Musriah. Yakni sebuah HP merek Advan, sebuah kalung serta uang sebesar Rp 90 ribu. Setelah itu ia buru-buru keluar dan memasukkan barang curiannya ke dalam jok sepeda motornya.
Mungkin merasa aksinya berjalan mulus dan tidak ada yang melihat, tersangka lantas mengincar rumah di sebelahnya. Namun begitu masuk lewat belakang dan mau beroperasi, aksinya dipergoki oleh Musriah dan Andri Susanto. Keduanya pun langsung menangkap Sunarmi, yang kemudian diserahkan ke perangkat desa.
“Semula tersangka tidak mengakui. Namun begitu ditemukan barang bukti, ia tidak bisa mengelak dan mengaku memang mencuri,’’ jelas Gatot.
Sementara dalam pemeriksaan, Sunarmi mengaku nekat mencuri karena kepepet butuh uang. Ia juga mengatakan baru sekali mencuri. Tetapi polisi tidak percaya dan menduga ada TKP pencurian lain. Karena delapan tahun yang lalu, tersangka pernah ditahan juga kasus pencurian.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top