magista scarpe da calcio Bekuk Rampok Rp 28 Juta


Bekuk Rampok Rp 28 Juta

 
MALANG – Perampok yang satu ini benar-benar kejam. Pelakunya, Gimin, 56 tahun, warga Sumber Taman, Brongkal Pagelaran. Ia tega merampok Heri Priyo, 54 tahun, warga Kasin, yang juga penderita kaki gajah. Bahkan Gimin juga tega mencekik dan menyodok perut Heri dengan lutut, sebelum merampas tas yang berisi uang Rp 28 juta yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.
Gimin yang kesehariannya adalah tukang ojek, dibekuk polisi karena terjatuh dari motornya, sekitar 10 meter dari lokasi Masjid Almuqaromah Kasin, Jalan Arif Margono Gang 6. Kejadian berawal dari keinginan korban mencari uang untuk kebutuhan di rumah. Dia melihat ada kesempatan merampok Heri yang sakit secara fisik dan punya kesulitan berjalan karena kaki gajahnya. “Butuh uang,” ujar Heri.
Kapolsek Klojen, Kompol Andy Yudha Pranata, lewat Wakapolsek AKP Adenan menyebut bahwa modus operandi tersangka, adalah sok akrab dengan korban. 
“Pada 7 September, pukul 20.00 WIB, tersangka mengendarai motor dari Pagelaran, lalu menuju kawasan masjid Kasin dan melihat korban. Dia mendatangi korban dan berpura-pura menyapa, mengaku sebagai saudara,” kata Adenan di Polsek Klojen, sore kemarin.
Saat mengakrabkan diri, Gimin melihat korban membawa tas berwarna biru. Karena gelap mata dan butuh uang, Gimin mengincar tas tersebut. Di sela-sela obrolan, kakek tiga cucu tersebut langsung mencekik Heri dengan tangan kiri, serta menyodok perut korban dengan lutut kanan. Setelah itu, tangan kanannya, merampas tas dari tangan korban.
Gimin terkejut, karena melihat tumpukan uang di dalam tas tersebut. Pelaku semakin kaget, karena korban langsung berteriak maling. Kontan, warga serta satu anggota polisi yang ada di sekitar lokasi, langsung bereaksi. Gimin panik. Dia hanya bisa berkendara selama 10 meter di atas motor, sebelum terjatuh di aspal.
Bogem mentah dan tendangan keras dari warga, sempat menghantam seluruh tubuh Gimin. Beruntung, petugas polisi mengamankan tersangka dari gempuran warga yang geram. Dia langsung digelandang ke Polsek Klojen. Dia mengaku baru kali pertama melakukan pencurian dengan kekerasan ini.
Namun, Heri mengaku satu tahun lalu pernah jadi korban kejahatan yang sama. Saat diamankan, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5000 dan Rp 2000, dengan total nilai 28 juta dan Rp 821 ribu. Uang ini, dikumpulkan selama bertahun-tahun, untuk pengobatan kakinya.
Atas tindakan ini, Gimin terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun.(fin/jon)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang