Diperkosa Tiga ABG, Bocah 12 Tahun Hamil



MALANG – Tiga pemuda warga Jalan Sunan Bonang Desa Bulupitu Kecamatan Gondanglegi, sejak Rabu lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang. Ketiganya adalah MAM, 14, AG, 17 serta Bayu, 24. Mereka harus berurusan dengan polisi lantaran kasus asusila.
Ketiganya dilaporkan telah menyetubuhi Cinta (nama samaran, red), 12, tetangganya sendiri secara bergantian. Ironisnya lagi, akibat perbuatan mereka, Cinta selain harus putus sekolah, kini juga diketahui sedang hamil dengan usia kandungan delapan bulan.
“Mereka ini kami tangkap secara bergantian. Pertama yang kami amankan adalah MAM, kemudian Bayu dan terakhir AG. Penangkapan mereka, setelah kami mendapat laporan dari keluarga korban,” jelas Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu.
Perbuatan asusila mereka ini, dilakukan pada awal bulan Maret 2017 lalu. Siang itu, Cinta datang ke rumah Bayu, bermaksud untuk meminjam sabit karena disuruh oleh orang tuanya. Ketika datang, di rumah Bayu tersebut ada ketiga tersangka yang sedang jagongan.
Bayu, lantas meminta Cinta masuk dan mengambil sendiri di ruang belakang. Karena tidak curiga, Cinta langsung masuk saja. Saat berada di dalam itulah, tubuh Cinta ditarik oleh tersangka MAM ke dalam kamar.
Selanjutnya, MAM membungkam mulut korban. Sedangkan Bayu dan AG, memegang kaki serta tangannya. Mereka kemudian menyetubuhi Cinta secara bergantian.
“Yang pertama MAM, kemudian saya (Bayu, red) dan terakhir AG,” ujar tersangka Bayu.
Puas melampiaskan perbuatan bejatnya, ketiganya meminta Cinta untuk pulang. Sebelumnya, mereka mengancam korban untuk tidak menceritakan kepada siapapun.
“Saat kejadian itu, di rumah sedang sepi karena orang tua pergi bekerja,” tuturnya.
Terungkapnya kasus asusila ini, berawal dari kecurigaan orang tua Cinta yang melihat perubahan tubuh anaknya. Curiga dengan kondisi anaknya, orang tuanya lantas memeriksakan ke bidan. Saat itulah diketahui bahwa korban sedang hamil delapan bulan.
Setelah didesak, Cinta menceritakan kalau dirinya disetubuhi oleh ketiga tersangka. Karena tidak terima dengan kejadian yang dialami anaknya, keluarga korban lantas melaporkannya ke Polres Malang.
“Saya melakukan itu karena terpengaruh film porno,” kata tersangka MAM.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...