Menguat, Gimin Pembunuh Sarip



MALANG – Pembunuh Sarip, warga Kecamatan Sumberpucung terungkap. Pelakunya diduga adalah Gimin, 56, warga Dusun Sumbertaman Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran. Gimin saat ini meringkuk di balik rutan Mapolsekta Klojen.
Ia ditahan karena merampok Heri Priyo, 54, warga Kasin yang menderita kaki gajah.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Azi Pratas Guspitu ketika dikonfirmasi membenarkannya. Namun ia masih belum memastikan, apakah benar Gimin adalah pelakunya. Saat ini, pihaknya masih mendalami keterlibatannya.
“Anggota saat ini masih mengembangkan dan koordinasi dengan Polsekta Klojen. Yang bersangkutan (Gimin, red) masih dimintai keterangan oleh anggota,” jelas Azi Pratas Guspitu, kepada Malang Post.
Menurut Azi, ada beberapa kemungkinan yang menguatkan bahwa Gimin adalah pelaku pembunuhan terhadap Sarip. Salah satunya adalah barang bukti sepeda motor Honda Beat warna merah milik Gimin. Motor tersebut sama persis dengan motor milik pelaku pembunuhan Sarip yang terekam CCTV.
“Kalau melihat motornya sama persis. Hanya nomor polisi (nopol) motornya dari rekaman CCTV tidak terlihat jelas. Selain itu, postur tubuhnya juga mirip dengan Gimin,” terang perwira dengan pangkat tiga balok ini.
Apalagi, selama ini lanjutnya, Gimin juga dicurigai sebagai pelakunya. Namun polisi masih belum berani menangkap karena tidak kurangnya alat bukti yang cukup. “Dari informasi yang kami peroleh, Gimin ini adalah spesialis eksekusi para gelandangan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (23/8) pagi lalu warga Dusun Penjalinan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, gempar dengan penemuan mayat laki-laki. Mayat yang semula tanpa identitas tersebut, menjadi korban pembunuhan karena ditemukan banyak luka. Setelah beberapa hari, identitasnya terungkap bernama Sarip, warga Kecamatan Sumberpucung.
Selama ini, Sarip memang diketahui sebagai gelandangan. Namun Sarip diketahui memiliki uang banyak yang selalu dibawa kemanapun dia pergi. Dugaannya, Sarip dibunuh karena menjadi korban perampokan karena tas berisi uang Rp 5 juta lebih raib.(agp/lim)

Berita Lainnya :

loading...