Polisi Temukan Barang Bukti



MALANG – Polisi memastikan bahwa Gimin, warga Dusun Sumbertaman, Desa Brongkal, Pagelaran ini adalah pembunuh Sarip, warga Kecamatan Sumberpucung. Meskipun dalam pemeriksaan selama seharian (Kamis lalu, red), pria berusia 56 tahun tersebut tidak mengakuinya.
Pernyataan tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu, kemarin. Ia menegaskan bahwa Gimin ini adalah pelaku pembunuhan Sarip. Sekalipun tidak ada pengakuan membunuh, namun polisi sudah memiliki bukti petunjuk kuat.
“Tidak masalah kalau memang Gimin tidak mau mengakuinya. Namun bukti-bukti tambahan yang kami dapatkan, menguatkan bahwa Gimin adalah pelakunya,” jelas Azi Pratas Guspitu.
Menurut Azi, dari hasil pemeriksaan, Gimin mengakui kalau orang yang membonceng Sarip sesuai dengan rekaman CCTV adalah dirinya. Tetapi Gimin mengatakan hanya sebatas mengantarkan saja. Gimin tetap ngotot tidak mengakui pembunuhan itu.
“Gimin mengaku hanya mengantarkan karena dia sebagai tukang ojek. Dia juga mengatakan tidak kenal dengan korban Sarip, karena hanya sekadar mengantarkan saja,” ujarnya.
Yang membuat polisi yakin bahwa Gimin adalah pelakunya, karena saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, petugas mendapati sebuah radio yang diyakini milik korban Sarip.
“Kalau dia tidak membunuh, kenapa radio korban ada di rumahnya. Selain itu, saksi tambahan juga telah menguatkan bahwa Gimin adalah pelakunya,” tuturnya.
Sekadar diketahui, Rabu (23/8) pagi lalu warga Dusun Penjalinan Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi, gempar dengan penemuan mayat laki-laki. Mayat yang semula tanpa identitas tersebut, menjadi korban pembunuhan karena ditemukan banyak luka. Setelah beberapa hari, identitasnya terungkap bernama Sarip, warga Kecamatan Sumberpucung.
Selama ini, Sarip memang diketahui sebagai gelandangan. Namun Sarip diketahui memiliki uang banyak yang selalu dibawa kemanapun dia pergi. Dugaannya, Sarip dibunuh karena menjadi korban perampokan. Tas berisi uang Rp 5 juta lebih miliknya raib.
Sedangkan Gimin saat ini, meringkuk di balik rutan Mapolsekta Klojen. Ia ditahan atas kasus perampokan. Korbannya adalah Heri Priyo, warga Kasin, yang menderita sakit kaki gajah.(agp/jon)

Berita Lainnya :